Fuguku Nudi Series: Tas Jumputan Skulptural Debut di USS 2026

Fuguku Nudi Series: Tas Jumputan Skulptural Debut di USS 2026
Ilustrasi (AI)

Label desain asal Indonesia, Fuguku, resmi meluncurkan koleksi terbarunya bertajuk Nudi Series setelah sebelumnya hanya dipamerkan secara eksklusif di Pondok Indah Mall 3. Koleksi ini kini tampil di hadapan publik yang lebih luas lewat ajang Urban Sneaker Society (USS) 2026 yang berlangsung di JICC Senayan Hall B pada 6 hingga 8 November 2026.

Nama Nudi Series diambil dari nudibranch, hewan laut lunak berwarna cerah yang hidup di perairan terumbu karang Nusantara. Terinspirasi dari warna dan tekstur bawah laut tersebut, koleksi ini dibuat dari bahan daur ulang (recycled polyester) dengan teknik ikat celup Jumputan yang dikerjakan tangan oleh lebih dari 70 pengrajin perempuan di Indonesia, menghasilkan permukaan kain bertekstur timbul yang dapat mengembang mengikuti isi dan gerak pemakainya.

Bacaan Lainnya

Delapan Warna, Lima Siluet

Koleksi ini menghadirkan delapan pilihan warna bertema laut—Opaline, Deep Current, Sky Water, Aquamarina, Volcanic Reef, Sunlit Reef, Pink Abalone, dan Tropical Tide—yang diterapkan pada lima siluet andalan Fuguku. Di antaranya Fugu Maxi (Rp799.000) untuk kebutuhan harian berkapasitas besar, Fugu Midi (Rp439.000), Shell Bag dalam versi panjang (Rp1.099.000) dan pendek (Rp999.000) yang berbentuk seperti cangkang, serta Sun Wristbag (Rp499.000) yang bisa dipersonalisasi dengan tali warna kontras.

Selain Nudi Series, Fuguku juga memperkenalkan sejumlah produk uniseks di ajang yang sama, termasuk celana lurus gender-fluid warna Velvet Lemon, Boxy Bag Mini (Rp530.000), dan tas lipat viral Foldy Ball (Rp189.000) yang dapat berubah dari bentuk bola kompak menjadi tote berkapasitas penuh.

Savira Lavinia, Founder and Creative Director Fuguku, mengatakan koleksi ini merupakan cara merek tersebut menghormati keanekaragaman hayati laut Indonesia sekaligus menegaskan bahwa teknik Jumputan tradisional tetap relevan untuk gaya jalanan masa kini tanpa batasan gender.

Koleksi Nudi Series dapat dibeli langsung di lokasi USS 2026, butik Fuguku di Kemang dan Canggu, maupun secara daring melalui situs resmi serta sejumlah platform e-commerce.

Catatan Redaksi. Jumputan adalah teknik ikat celup tradisional Nusantara, kain diikat erat di beberapa titik dengan tali sebelum dicelup warna, sehingga bagian yang terikat tetap polos dan menghasilkan motif serta tekstur timbul yang khas, berbeda dari cetak motif biasa yang permukaannya rata. Recycled polyester sendiri dibuat dari olahan limbah plastik seperti botol PET yang dilelehkan dan dipintal ulang menjadi serat kain, salah satu cara industri fesyen mengurangi penggunaan bahan baku baru dari minyak bumi.

Sumber: Fuguku.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan