
Biaya admin bulanan tabungan utama di empat bank besar pada 2026 berkisar dari Rp6.000 sampai Rp20.000, tergantung jenis tabungan dan jenis kartu debit yang dipilih. Menurut situs resmi masing-masing bank per November 2026, di antara tabungan yang memang dikenakan biaya admin, Mandiri Tabungan NOW adalah yang paling murah (Rp6.000), sedangkan BCA Tahapan Platinum kartu Mastercard paling mahal (Rp20.000). Perlu dicatat, TabunganKu Mandiri dan BritAma Bisnis BRI (dengan syarat saldo rata-rata minimal Rp5 juta) justru bebas biaya admin sama sekali. Berikut rincian per jenis tabungan utama dari setiap bank.
Biaya Admin Tabungan BCA 2026
Menurut bca.co.id per November 2026, biaya admin bulanan Tahapan BCA berbeda menurut jenis kartu Paspor BCA yang dipilih:
- Tahapan Blue: Rp15.000 (kartu Mastercard) atau Rp14.000 (kartu GPN)
- Tahapan Gold: Rp17.000 (Mastercard) atau Rp16.000 (GPN)
- Tahapan Platinum: Rp20.000 (Mastercard) atau Rp19.000 (GPN)
Saldo minimum yang harus ditahan di rekening Tahapan adalah Rp50.000, dengan setoran awal pembukaan Rp500.000. Nasabah juga dikenakan denda Rp5.000 bila saldo rata-rata bulanan di bawah Rp100.000, menurut bca.co.id. Untuk segmen anak muda, Tahapan Xpresi dikenakan biaya admin lebih ringan yaitu Rp10.000 per bulan dengan saldo minimum Rp10.000, menurut halaman resmi Tahapan Xpresi BCA.
Biaya Admin Tabungan BRI 2026
Menurut bri.co.id per November 2026, dua produk tabungan utama BRI memiliki biaya admin bulanan sebagai berikut:
- BritAma: Rp12.000 per bulan
- Simpedes: Rp8.000 per bulan
- BritAma Bisnis: gratis biaya admin dengan syarat saldo rata-rata minimal Rp5 juta
Simpedes umumnya diposisikan sebagai tabungan untuk nasabah ritel dan pedesaan dengan biaya lebih ringan, sedangkan BritAma menyasar nasabah umum dengan fitur transaksi lebih lengkap.
Biaya Admin Tabungan Mandiri 2026
Menurut bankmandiri.co.id per November 2026, biaya admin bulanan tabungan utama Mandiri adalah:
- Tabungan Rupiah: Rp13.000 per bulan, dengan saldo minimum Rp100.000
- Tabungan NOW: Rp6.000 per bulan, dengan saldo minimum Rp25.000
- TabunganKu: gratis biaya admin, saldo minimum Rp20.000
Biaya admin Tabungan NOW ini merupakan hasil penyesuaian dari sebelumnya Rp5.000, yang berlaku efektif sejak 3 Maret 2026 menurut pemberitaan Kontan yang mengutip pengumuman resmi Bank Mandiri. Pada penyesuaian yang sama, biaya kartu debit GPN Mandiri juga naik, misalnya kartu Silver dari Rp3.500 menjadi Rp4.000 dan kartu Gold dari Rp5.000 menjadi Rp5.500 per bulan, menurut Kontan.
Biaya Admin Tabungan BNI 2026
Menurut bni.co.id per November 2026, BNI Taplus sebagai produk tabungan utama dikenakan biaya admin Rp11.000 per bulan, dengan saldo minimum Rp150.000. Setoran awal pembukaan rekening sebesar Rp500.000 untuk area Jabodetabek atau Rp250.000 untuk luar Jabodetabek. Nasabah yang saldonya di bawah batas minimum dikenakan denda Rp5.000, menurut sumber resmi yang sama.
Tabel Perbandingan Biaya Admin Tabungan Utama 2026
| Bank | Produk Utama | Biaya Admin/Bulan | Saldo Minimum |
|---|---|---|---|
| BCA | Tahapan Blue | Rp14.000-Rp15.000 | Rp50.000 |
| BCA | Tahapan Xpresi | Rp10.000 | Rp10.000 |
| BRI | BritAma | Rp12.000 | – |
| BRI | Simpedes | Rp8.000 | – |
| Mandiri | Tabungan Rupiah | Rp13.000 | Rp100.000 |
| Mandiri | Tabungan NOW | Rp6.000 | Rp25.000 |
| BNI | Taplus | Rp11.000 | Rp150.000 |
Data saldo minimum BritAma dan Simpedes tidak tercantum rinci di halaman tarif resmi bri.co.id yang diakses, sehingga tidak dicantumkan di tabel untuk menghindari informasi keliru.
Langkah Praktis Sebelum Memilih Tabungan
- Bandingkan dulu kebutuhan transaksi harian dengan biaya admin tiap jenis kartu, misalnya di BCA kartu berjaringan GPN selalu lebih murah Rp1.000 per bulan dibanding kartu Mastercard pada tingkatan kartu yang sama.
- Jika ingin biaya admin paling ringan, pertimbangkan TabunganKu (Mandiri, gratis) atau Tahapan Xpresi (BCA, Rp10.000) sebagai alternatif.
- Cek syarat saldo rata-rata agar tidak terkena denda, terutama di BCA dan BNI yang menerapkan denda saldo di bawah minimum.
- Karena biaya admin dan syarat saldo bisa berubah, selalu cek ulang nominal terbaru di situs resmi bank atau aplikasi mobile banking masing-masing sebelum membuka rekening.





