
Vietnam Wedding Week 2026 resmi menutup rangkaian acaranya bertajuk The Love City setelah berlangsung dua hari di White Palace Hoang Van Thu, Ho Chi Minh City. Acara ini mempertemukan fashion pengantin, berbagai brand pernikahan, vendor, seniman, hingga pasangan calon pengantin dalam satu destinasi terpadu.
Digelar melalui kolaborasi YEAH1 dan LIVEN Technology, acara ini dirancang bukan sekadar pameran, melainkan sebuah perjalanan bagi pasangan untuk mengeksplorasi, membandingkan, dan mengambil keputusan nyata seputar pernikahan mereka. Konsep The Love City membagi area acara menjadi beberapa “destinasi” yang mewakili tahap berbeda dalam persiapan pernikahan, mulai dari runway fashion, zona pengalaman brand, sesi konsultasi, hingga workshop interaktif.
Baca juga:
- Vietnam Wedding Week 2026: 3 Gaya Baru di Hari Kedua The Love City
- Vietnam Wedding Week 2026: Luu Viet Anh Angkat Cerita Tam Cam
Tujuh Runway, Tujuh Visi Pernikahan
Puncak acara adalah Bridal Fashion Show 2026 yang menampilkan tujuh desainer dan brand: Le Hoa Bridal, Lam Bridal, Minh Tuan Couture, FALVAON by Luu Viet Anh, DO LONG BRIDAL, ADAM STORE, dan LOVINE BRIDAL by Thanh Ho. Masing-masing membawa gaya berbeda, mulai dari siluet artistik, romantisme elegan, kemewahan couture, hingga menswear kontemporer.
Pertunjukan runway juga diperkaya elemen musik dan penampilan langsung. 2PILLZ berperan sebagai music producer sekaligus tampil di panggung, sementara musisi THƠM dan NAOMI masing-masing mengisi hari pertama dan kedua acara pada 22-23 Agustus.
Selain fashion, pengunjung dapat langsung berinteraksi dengan brand kecantikan, perhiasan, fotografi, venue, dekorasi, perencana pernikahan, hingga layanan F&B dan perjalanan yang hadir berdampingan dalam satu lokasi. Acara ini turut didukung Italian Atelier Asia-Pacific dan CjC Marketing Agency sebagai mitra promosi.
Catatan Redaksi. Format ‘destinasi terpadu’ seperti ini menggabungkan fungsi yang biasanya terpisah, pameran vendor, konsultasi, dan peragaan busana, dalam satu alur kunjungan, mengikuti tren wedding expo yang mengarahkan calon pengantin dari tahap eksplorasi hingga keputusan. Peran agensi promosi seperti CjC Marketing biasanya mencakup publikasi dan menjaring pengunjung, terpisah dari penyelenggara acara utamanya.
Sumber: YEAH1 dan LIVEN Technology, penyelenggara Vietnam Wedding Week 2026.





