Fuguku Bawa Koleksi Ground Zero ke Orchard Road Fashion Week 2026

Fuguku Bawa Koleksi Ground Zero ke Orchard Road Fashion Week 2026

Brand lifestyle berkesadaran asal Indonesia, Fuguku, resmi memperkenalkan koleksi unisex terbarunya bertajuk “Ground Zero” dalam debut internasional di panggung Orchard Road Fashion Week (ORFW), Singapura, pada 16 Agustus 2026. Koleksi ini menjadi langkah lanjutan Fuguku dalam memposisikan diri sebagai pencipta wearable art, bukan sekadar produk fashion musiman.

Ground Zero mengusung konsep permulaan baru yang melampaui batas hitam-putih, dengan filosofi “there is no right or wrong”. Untuk pertama kalinya, Fuguku mengolah material berbasis katun yang dipadukan dengan polyester daur ulang serta tekstur bertekstur 3D khas mereka, menghasilkan busana serbaguna yang dirancang tanpa batasan gender.

Bacaan Lainnya

Lini busana dalam koleksi ini mencakup shirt, outerwear, dan jacket dalam warna hitam-putih, dipadukan dengan straight pants, short pants, serta long skirt berpotongan mengalir. Fuguku juga merilis aksesori daily carry berupa laptop bag dan laptop sleeve dalam warna Noir dan Emerald.

Rangkaian Aktivasi di Asia Tenggara

Sepanjang Agustus 2026, Fuguku menjalankan sejumlah aktivasi lain di kawasan regional, di antaranya instalasi seni “Fugu Fish” di ICAD Island, Kura Kura Bali, yang berlangsung hingga akhir September, serta kolaborasi runway bersama Purana dalam perayaan 17 tahun brand tersebut di Grand Indonesia. Fuguku juga hadir di Tanglin Mall Singapura, JF3 Fashion Village, Jakarta Sneakers Day, Pop-up UMKM Fest 2026, hingga instalasi di 25hours Hotel.

“Fuguku dirancang bagi individu yang memandang fashion sebagai kanvas berekspresi. Setiap karya kami adalah objek bernilai seni yang patut dikoleksi dari waktu ke waktu,” ujar Savirra Lavinia, Founder & Chief Creative and Product Development Fuguku.

Koleksi Ground Zero kini tersedia berdampingan dengan lini produk lain seperti Aikido Hobo dan Fugu Midi Midnight Rose di flagship store Fuguku di Kemang, Jakarta, dan Canggu, Bali, serta melalui situs resmi fuguku.com.

Catatan Redaksi. Wearable art merujuk pada pakaian yang dirancang dan dipasarkan layaknya karya seni, bukan sekadar barang fungsional musiman, sehingga penekanannya pada nilai kreasi dan keterbatasan produksi, bukan tren cepat ganti seperti fast fashion. Istilah unisex sendiri menandakan potongan busana yang sama dipakai lintas gender tanpa perbedaan ukuran atau model, berbeda dari lini pria dan wanita yang terpisah pada label konvensional.

Sumber: Fuguku Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan