Bitcoin ke US$80 Ribu Lagi? Ini Kata Analis FLOQ

Bitcoin ke US Ribu Lagi? Ini Kata Analis FLOQ

Harga Bitcoin (BTC) kembali tertahan di kisaran US$77.000 setelah sebelumnya sempat menembus US$80.000. Pelemahan ini terjadi di tengah meningkatnya kehati-hatian pasar menjelang keputusan suku bunga bank sentral Amerika Serikat, The Fed, yang dijadwalkan pada 15-16 September 2026.

Di sisi lain, Bitcoin baru saja mencatatkan golden cross pada 8 September, yakni ketika rata-rata pergerakan 50 hari menembus ke atas rata-rata 200 hari. Pola ini kerap dibaca sebagai sinyal momentum positif jangka menengah, meski bukan jaminan harga akan langsung melanjutkan kenaikan.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Data Tenaga Kerja Jadi Pemberat

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai tekanan terhadap Bitcoin meningkat setelah data nonfarm payroll AS bertambah 162.000 pada Agustus, sementara tingkat pengangguran bertahan di 4,1%. Data tersebut membuat probabilitas The Fed mempertahankan kebijakan moneter ketat kembali naik ke kisaran 56-59%, dari sebelumnya sempat turun ke 31,6% di akhir Agustus. “Bitcoin masih sangat sensitif terhadap perubahan ekspektasi kebijakan moneter. Namun, selama permintaan spot masih bertahan, tekanan seperti ini juga bisa menjadi fase konsolidasi sebelum pasar menemukan arah baru,” ujar Yudho.

Minat Institusi Masih Bertahan

Kabar baiknya, arus dana institusional masih menunjukkan sinyal positif. ETF Bitcoin dan Ethereum di AS mencatat inflow gabungan sekitar US$3,8 miliar dalam tiga pekan berturut-turut hingga awal September, dengan spot Bitcoin ETF membukukan inflow sekitar US$986,7 juta pada pekan yang berakhir 4 September, dan BlackRock IBIT sebagai kontributor terbesar. Menurut Yudho, keberlanjutan tren ini akan menjadi konfirmasi penting apakah pasar benar-benar memasuki fase akumulasi yang lebih kuat.

Yudho menambahkan, kemampuan Bitcoin merebut kembali area US$79.000-US$80.000 akan menjadi indikator awal pemulihan. Jika momentum menguat, level di atas US$80.000 berpotensi diuji ulang, namun jika tekanan makro meningkat, Bitcoin kemungkinan masih akan berada dalam fase konsolidasi hingga arah kebijakan The Fed lebih jelas.

Sumber: FLOQ.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan