
PT Pelindo Sinergi Lokaseva (PT PSL) memperluas program tanggung jawab sosial dan lingkungan bertajuk Pelita, singkatan dari Pelindo Lingkungan Tanpa Anak Stunting, di Kelurahan Rawa Badak Utara, Jakarta Utara. Pada tahun 2026, program ini menyasar 30 anak dengan indikasi stunting, 30 orang tua atau wali, serta 25 ibu hamil, dengan melibatkan kolaborasi enam entitas dalam Pelindo Group.
Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT PSL, Dewi Fitriyani, menjelaskan bahwa penanganan stunting perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya menyasar anak yang sudah lahir tetapi juga sejak masa kehamilan ibu. Menurutnya, edukasi dan penguatan kapasitas keluarga menjadi kunci agar pencegahan stunting berkelanjutan, sejalan dengan target pemerintah menurunkan prevalensi stunting nasional menjadi 14,2 persen pada 2029.
Baca juga:
- UPH Festival 2026: Apa Tujuan Sebenarnya Kuliah di Universitas?
- UPH Festival 2026 Ditutup, Ajak Mahasiswa Temukan Panggilan Hidup
Intervensi Menyasar Tiga Kelompok
Program Pelita 2026 dirancang dengan pendekatan yang menyentuh rantai pencegahan stunting secara lebih menyeluruh. Anak-anak penerima manfaat mendapat makanan tambahan bergizi disertai pemantauan tumbuh kembang secara intensif. Sementara itu, orang tua atau wali dibekali edukasi pola asuh sehat serta pelatihan mengolah bahan pangan lokal yang murah namun bergizi tinggi. Ibu hamil turut mendapat pemberian vitamin untuk mendukung kecukupan nutrisi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan.
Lurah Rawa Badak Utara, Ester Laura Kartini, menyambut baik kolaborasi ini dan menekankan bahwa pencegahan stunting merupakan investasi jangka panjang yang idealnya dimulai sejak masa kehamilan. Ia berharap program dapat berlanjut agar dampaknya terhadap penurunan angka stunting di wilayahnya semakin nyata.
Program Pelita telah berjalan sejak 2024 dengan cakupan awal 10 anak, kemudian meningkat menjadi 20 anak pada 2025, dan kini menjangkau 30 anak pada 2026. Program ini menjadi bagian dari kontribusi PT PSL dan Pelindo Group dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia serta peran aktif BUMN di bawah Danantara Indonesia dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan di bidang kesehatan dan gizi masyarakat.
Sumber: PT Pelindo Sinergi Lokaseva.





