Dana Darurat Berapa yang Ideal untuk Usia 20-an? Ini Hitungannya

Dana Darurat Berapa yang Ideal untuk Usia 20-an? Ini Hitungannya
Ilustrasi (AI)

Memasuki usia 20-an, banyak orang mulai dihadapkan pada berbagai keputusan finansial, mulai dari membangun karier, hidup mandiri, hingga membantu keluarga. Di tengah semua itu, dana darurat sering kali luput dari perhatian, padahal pengeluaran tak terduga bisa muncul kapan saja, mulai dari kehilangan penghasilan hingga perbaikan kendaraan.

Hitung Berdasarkan Pengeluaran, Bukan Gaji

PT Bank Neo Commerce Tbk menyarankan agar target dana darurat dihitung dari pengeluaran rutin bulanan, bukan dari besaran gaji. Misalnya, jika kebutuhan rutin mencapai Rp4 juta per bulan dan target yang ditetapkan adalah enam kali pengeluaran, maka dana darurat yang perlu disiapkan sekitar Rp24 juta. Pendekatan ini dinilai lebih relevan karena mencerminkan kebutuhan riil saat penghasilan terganggu, dibanding sekadar mengacu pada kelipatan gaji.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Untuk alokasi bulanan, tidak ada persentase baku yang wajib diikuti. Contohnya, seseorang berpenghasilan Rp6 juta dapat menyisihkan 10 persen atau sekitar Rp600 ribu per bulan secara konsisten. Semakin besar kemampuan finansial, porsi yang disisihkan pun bisa disesuaikan.

Langkah Membangun Kebiasaan Sejak Dini

Beberapa langkah yang disarankan antara lain mencatat pengeluaran wajib, menentukan target dana darurat, menyisihkan dana segera setelah menerima penghasilan, memisahkannya dari uang belanja harian, serta mengisi kembali dana tersebut apabila sudah terpakai. Memulai kebiasaan ini sejak usia 20-an dinilai membuat target terasa lebih ringan karena dicicil bertahap, dibanding menunggu hingga kebutuhan semakin banyak.

Terkait penempatan dana, instrumen yang dipilih sebaiknya mempertimbangkan kemudahan pencairan. Salah satu opsi yang disebutkan adalah Deposito FLEXI dari aplikasi neobank Bank Neo Commerce, yang dapat dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa penalti dengan bunga 2 persen per tahun jika dicairkan dini. Bank Neo Commerce merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dengan tingkat bunga penjaminan LPS saat ini sebesar 3,75 persen per tahun.

Catatan Redaksi. Artikel ini bersumber dari siaran pers Bank Neo Commerce, penyedia produk Deposito FLEXI yang dibahas di dalamnya. Sebagai gambaran, LPS menjamin simpanan nasabah bila bank bermasalah, asalkan bunga yang diberikan tidak melebihi batas bunga penjaminan yang ditetapkan, sehingga simpanan dengan bunga di atas batas itu berisiko tidak dijamin penuh.

Sumber: PT Bank Neo Commerce Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan