
Kartu kredit menawarkan kemudahan bertransaksi, tetapi kemudahan itu perlu diimbangi dengan pengelolaan tagihan yang disiplin. Jika dibiarkan tanpa pengawasan, tagihan dapat menumpuk dan membuat pengeluaran bulanan sulit dikendalikan.
Enam Langkah Menjaga Tagihan Tetap Terkendali
Langkah pertama adalah rutin memeriksa rincian transaksi, total tagihan, dan tanggal jatuh tempo agar dana pembayaran bisa disiapkan lebih awal sekaligus mendeteksi transaksi yang tidak dikenali. Selanjutnya, penting untuk mencatat tanggal jatuh tempo dan memasang pengingat, membayar tagihan sesuai kemampuan agar tidak terbawa ke periode berikutnya, serta membedakan mana pengeluaran yang benar-benar dibutuhkan dan mana yang hanya keinginan sesaat.
Baca juga:
Selain itu, mencatat setiap transaksi ke dalam kategori sederhana seperti kebutuhan rumah tangga, transportasi, atau hiburan dapat membantu melihat pola pengeluaran. Jika masih ada tunggakan dari periode sebelumnya, disarankan untuk tidak menambah transaksi baru sebelum menyusun rencana pembayaran yang realistis terhadap kewajiban yang ada.
Pembayaran Digital Lewat Aplikasi Perbankan
Untuk mempermudah proses pembayaran, sejumlah bank kini menyediakan layanan pembayaran tagihan kartu kredit secara digital tanpa perlu datang ke lokasi pembayaran. PT Bank Neo Commerce Tbk misalnya, menghadirkan fitur Tagihan dan Isi Ulang pada aplikasi neobank yang memungkinkan nasabah membayar tagihan kartu kredit langsung dari ponsel, dengan tetap memastikan data dan nominal transaksi sudah sesuai sebelum konfirmasi pembayaran.
Catatan Redaksi. Kartu kredit berbeda dari kartu debit karena dananya berasal dari pinjaman bank yang harus dilunasi sebelum tanggal jatuh tempo, jika tidak, sisa tagihan dikenai bunga yang dihitung dari total tagihan sehingga cepat menumpuk. Artikel ini bersumber dari siaran pers PT Bank Neo Commerce Tbk, penyedia aplikasi neobank yang fitur pembayaran tagihannya disebut di dalamnya.
Sumber: PT Bank Neo Commerce Tbk.





