Sebelum Naik Daya Listrik, Cek Dulu Tagihan dan Anggaran

Sebelum Naik Daya Listrik, Cek Dulu Tagihan dan Anggaran
Ilustrasi (AI)

Kebutuhan listrik di rumah dapat berubah seiring bertambahnya perangkat elektronik seperti AC, water heater, atau mesin cuci. Ketika daya yang terpasang mulai terasa kurang, menaikkan daya listrik ke PLN sering jadi pilihan yang dipertimbangkan rumah tangga.

Kapan Momen yang Tepat untuk Menambah Daya?

Tidak semua peningkatan pemakaian listrik berarti daya harus langsung dinaikkan. Beberapa kondisi yang bisa jadi pertimbangan antara lain: banyaknya perangkat elektronik yang dipakai bersamaan, adanya rencana membeli peralatan baru yang butuh daya besar dalam waktu dekat, serta perubahan pola penggunaan listrik di rumah, misalnya karena ada anggota keluarga yang mulai bekerja dari rumah.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Cek Tagihan dan Anggaran Dulu

Sebelum mengajukan tambah daya, ada baiknya memeriksa tagihan listrik beberapa bulan terakhir untuk melihat pola kenaikannya. Tagihan ini lalu perlu dimasukkan ke dalam perhitungan anggaran rumah tangga secara keseluruhan, bersama pos pengeluaran lain seperti internet, air, dan cicilan, agar keputusan menambah daya tidak membebani keuangan bulanan.

Perlu diingat pula bahwa tarif listrik ditentukan berdasarkan golongan pelanggan dan ketentuan pemerintah, sehingga informasi tarif terbaru sebaiknya dicek langsung melalui kanal resmi PLN. Jika kesulitan membayar tagihan listrik terjadi berulang, evaluasi anggaran lebih disarankan ketimbang menutupnya dengan pinjaman baru yang menambah kewajiban.

Untuk mempermudah pembayaran, PT Bank Neo Commerce Tbk menyediakan fitur Tagihan & Isi Ulang pada aplikasi neobank yang mendukung pembayaran tagihan listrik PLN, pembelian token listrik, hingga tagihan BPJS, PDAM, internet, dan TV kabel dalam satu aplikasi.

Catatan Redaksi. Golongan tarif PLN ditentukan dari besarnya daya terpasang dan jenis pelanggan (rumah tangga, bisnis, atau industri), sehingga menaikkan daya otomatis memindahkan rumah ke golongan tarif berbeda yang bisa mengubah biaya dasar bulanan, bukan sekadar menambah kapasitas ampere. Itulah sebabnya pola kenaikan tagihan beberapa bulan terakhir jadi indikator yang lebih akurat ketimbang sekadar merasa listrik sering turun, karena kebutuhan daya yang sebenarnya naik biasanya tercermin dari lonjakan konsumsi kWh, bukan dari keluhan sesaat.

Sumber: PT Bank Neo Commerce Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan