PalmCo Matangkan Proyek Percontohan Kedelai di Sumut

PalmCo Matangkan Proyek Percontohan Kedelai di Sumut
Ilustrasi (AI)

PTPN IV PalmCo, anak usaha Holding Perkebunan Nusantara, tengah mematangkan rencana proyek percontohan (pilot project) budi daya kedelai. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi BUMN perkebunan dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional sekaligus menekan ketergantungan terhadap kedelai impor.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyebut pengembangan kedelai sebagai bentuk diversifikasi komoditas strategis yang sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat produksi pangan. Rencana ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan lapangan ke sentra kedelai di Nganjuk, Jawa Timur, bersama Menteri Pertanian, Panglima TNI, dan Ketua Komisi IV DPR RI pada Mei 2026.

Read More

Ground Breaking di Sumatera Utara

Sebagai tindak lanjut nyata, PalmCo telah melakukan ground breaking Gerakan Tanam Kedelai di Desa Sarang Giting, Kecamatan Dolok Masihul, Sumatera Utara. Program ini digarap bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Utara, mencakup pendampingan teknis dan penerapan teknologi budi daya varietas unggul Grobogan.

Perusahaan menyebut konsumsi kedelai nasional saat ini berkisar 2,6-2,7 juta ton per tahun, sementara produksi domestik belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut sehingga impor masih mendominasi. Sebagai perbandingan, PalmCo mengambil contoh Desa Ngudikan di Nganjuk yang menerapkan pola tanam padi-kedelai-bawang merah dengan produktivitas kedelai 1,7-2,1 ton per hektare, dan berpotensi naik hingga 3,5 ton per hektare lewat teknologi organik dan prebiotik.

Sebelum implementasi penuh, PalmCo menyatakan masih melakukan kajian teknis atas sejumlah areal potensial, mencakup karakteristik tanah, ketersediaan air, topografi, hingga kesesuaian agroklimat. Perusahaan berharap pilot project ini dapat menjadi model pengembangan komoditas pangan yang meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar wilayah operasionalnya.

Sumber: Siaran pers PTPN IV PalmCo.

Related posts

Leave a Reply