Pelindo Multi Terminal Catat Lonjakan Ekspor di Terminal Jamrud 2026

Pelindo Multi Terminal Catat Lonjakan Ekspor di Terminal Jamrud 2026
Ilustrasi (AI)

PT Pelindo Multi Terminal (PMT) membukukan kinerja positif di Branch Jamrud Nilam Mirah, Surabaya, sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026. Sejumlah indikator operasional tercatat tumbuh dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, seiring meningkatnya aktivitas bongkar muat dan ekspor komoditas.

Arus general cargo dan bag cargo mencapai 3,74 juta ton/m³, naik 16% dari 3,23 juta ton/m³ pada Agustus 2025. Arus curah kering juga tumbuh 18%, dari 2,60 juta ton menjadi 3,08 juta ton. Sementara itu, volume komoditas ekspor yang dilayani melalui Terminal Jamrud tercatat sebesar 197.542 ton/m³.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Ekspor Woodchip ke Jepang

Salah satu aktivitas ekspor yang menonjol adalah pengiriman 10.105 metrik ton woodchip dari PT SaraRasa Biomass ke Karatsu, Jepang, menggunakan kapal MV Nagato yang bertolak dari Terminal Jamrud Utara pada 31 Agustus 2026. Pengiriman tersebut merupakan yang ketiga untuk memenuhi kebutuhan Kanematsu Corporation, sehingga total ekspor woodchip melalui Terminal Jamrud hingga Agustus 2026 mencapai 30.692 ton, naik sekitar 2% dibandingkan periode sebelumnya.

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Jamrud Nilam Mirah, Muh. Junaedhy, mengatakan capaian ini mencerminkan komitmen perusahaan menjaga kualitas dan produktivitas layanan bongkar muat sekaligus mendukung kebutuhan pengguna jasa dalam kegiatan perdagangan dan ekspor, dengan tetap mengedepankan keselamatan dan kepatuhan terhadap standar operasional.

Menurutnya, keberlanjutan kinerja tersebut tidak lepas dari koordinasi antara PMT, pengguna jasa, perusahaan pelayaran, dan pihak terkait lainnya. Ke depan, PMT menyatakan akan terus mengoptimalkan layanan Terminal Jamrud sebagai bagian dari jaringan logistik yang mendukung konektivitas perdagangan Indonesia dengan pasar global.

Sumber: PT Pelindo Multi Terminal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan