
PT Bank Raya Indonesia Tbk kembali mendapat pengakuan atas komitmennya menerapkan prinsip keberlanjutan dalam bisnis. Pada ajang Indonesia Sustainable Business & ESG Excellence Award 2026, bank digital ini meraih kategori Best Innovation in Sustainable Finance Implementation dengan predikat “Very Good”.
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya Bank Raya menerjemahkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Perusahaan menyebut strategi keberlanjutannya dijalankan lewat kombinasi inovasi, digitalisasi, dan penyaluran pembiayaan yang mendukung usaha berkelanjutan, termasuk akses pembiayaan digital bagi pelaku UMKM.
Kredit Usaha Berkelanjutan Tembus Rp3,6 Triliun
Hingga Desember 2025, penyaluran Kredit Usaha Berkelanjutan Bank Raya tercatat mencapai Rp3,6 triliun. Angka ini disebut sebagai salah satu bukti kontribusi perusahaan dalam memperluas akses pembiayaan bagi ekosistem UMKM sekaligus mendukung keberlangsungan usaha nasabahnya.
Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan dan Sumber Daya Manusia Bank Raya, Danar Widyantoro, mengatakan penerapan ESG di perusahaannya tidak berhenti pada pemenuhan standar administratif. “ESG bukan sekadar bagaimana perusahaan memenuhi standar keberlanjutan, tetapi bagaimana prinsip tersebut diterjemahkan menjadi sesuatu yang nyata dalam cara kami menjalankan bisnis dan menghadirkan layanan kepada nasabah,” ujarnya.
Ke depan, Bank Raya menyatakan akan melanjutkan pengembangan kapabilitas digital sejalan dengan penerapan prinsip ESG untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, sekaligus memperluas manfaatnya bagi masyarakat dan pelaku UMKM.
Catatan Redaksi. ESG adalah singkatan dari Environmental, Social, and Governance, kerangka penilaian yang menilai perusahaan tidak hanya dari kinerja keuangan tetapi juga dampak lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola. Kredit Usaha Berkelanjutan sendiri merujuk pada pembiayaan yang diarahkan ke sektor atau praktik usaha yang memenuhi kriteria ramah lingkungan atau inklusif secara sosial, sebagaimana diatur dalam taksonomi keberlanjutan yang jadi acuan sektor perbankan di Indonesia.
Sumber: PT Bank Raya Indonesia Tbk.





