Prediksi Harga Emas Hari Ini 17 September 2026: Cek Level 4.318

Prediksi Harga Emas Hari Ini 17 September 2026: Cek Level 4.318
Ilustrasi (AI)

Harga emas dunia atau XAUUSD diperkirakan masih menghadapi tekanan jual pada perdagangan Kamis (17/9). Analisis dari Dupoin Futures menyebut level 4.318 sebagai resistance kunci yang menentukan arah pergerakan emas selanjutnya dalam beberapa waktu ke depan.

Resistance 4.318 Jadi Penentu Arah

Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai tren pelemahan emas pada timeframe harian masih dominan selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas 4.318. Apabila resistance tersebut gagal ditembus, harga berpeluang melanjutkan penurunan menuju area support 4.235, bahkan hingga 4.186 jika tekanan jual semakin besar.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Dolar AS Menguat Usai Keputusan The Fed

Dari sisi fundamental, kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat turut membebani pergerakan emas. The Fed dilaporkan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dan memberi sinyal masih terbuka peluang kenaikan lanjutan tahun ini. Kondisi ini mendorong indeks dolar AS ke level tertinggi dalam tujuh minggu terakhir, sementara imbal hasil (yield) obligasi Treasury tenor 10 tahun bertahan di kisaran 5%, setelah sebelumnya sempat menyentuh 5,04%. Penguatan dolar dan tingginya yield membuat emas sebagai aset tanpa imbal hasil menjadi kurang menarik bagi investor.

Di sisi lain, penurunan harga minyak dunia dinilai bisa sedikit meredam tekanan terhadap emas karena berpotensi mengurangi kekhawatiran inflasi yang selama ini mendorong kenaikan yield. Faktor lain yang masih membayangi pasar adalah risiko geopolitik di Timur Tengah, yang berpotensi mendorong minat investor terhadap emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Secara keseluruhan, Dupoin Futures menilai XAUUSD masih condong bearish dalam jangka pendek. Pelaku pasar disarankan mencermati perkembangan sikap The Fed, pergerakan dolar AS, yield Treasury, harga minyak, serta dinamika geopolitik sebagai faktor yang dapat memengaruhi arah harga emas selanjutnya.

Sumber: PT. Dupoin Futures Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan