Metranet Gandeng Google for Education dan Acer Dukung Sekolah K-12

Metranet Gandeng Google for Education dan Acer Dukung Sekolah K-12
Ilustrasi (AI)

Metranet, anak perusahaan Telkom Group yang bergerak di bidang solusi IT berbasis big data dan kecerdasan buatan, menggelar forum pendidikan bertajuk “Beyond the Limits: Achieving Global Excellence with Google for Education”. Acara ini berlangsung di Aula Telkom Witel Jatim Barat, Kota Malang, pada 13 Oktober 2026, sebagai hasil kolaborasi Metranet bersama Telkom, Google for Education, dan Acer.

Forum tersebut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Dwi Anggraeni, S.Pd., M.Pd., bersama perwakilan sekolah jenjang K-12 di Malang dan sekitarnya. Total 89 peserta mengikuti kegiatan yang bertujuan memperluas wawasan soal pemanfaatan teknologi digital serta mempererat sinergi antara penyedia layanan, institusi pendidikan, dan pemangku kebijakan.

Bacaan Lainnya

Diskusi Peluang dan Tantangan Digitalisasi Sekolah

Salah satu agenda utama adalah sesi talkshow yang menghadirkan Masykur Fitriawan, Kepala Sekolah SMA Al Azhar Syifa Budi Solo; Toni Priyono dari Acer Indonesia; Mutiara Satiri, Manager Business Development & Marketing Metranet; serta Ahmad Fikri Dzulfikar dari Google for Education. Diskusi ini membahas peluang dan tantangan pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung proses pembelajaran yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.

Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, menyampaikan bahwa transformasi digital di dunia pendidikan tidak sekadar soal jumlah teknologi yang digunakan, melainkan bagaimana teknologi itu mampu menjawab kebutuhan sekolah. Ia menekankan bahwa setiap institusi memiliki tantangan dan tingkat kesiapan berbeda, sehingga diperlukan pendekatan yang tepat agar pemanfaatan teknologi berjalan efektif.

“Sebagai penyedia B2B IT Solution, Metranet berupaya mengambil peran sebagai mitra yang memahami tantangan institusi, termasuk di sektor pendidikan. Melalui kolaborasi dengan Telkom, Google for Education, Acer, serta perwakilan sekolah dan pemangku kebijakan, kami ingin mendorong pemanfaatan teknologi yang tidak berhenti pada adopsi platform, tetapi juga memperhatikan kesiapan pengguna dan kebutuhan pembelajaran,” ujar Faisal.

Catatan Redaksi. K-12 adalah istilah jenjang pendidikan formal mulai dari setingkat TK hingga kelas 12 atau setara SMA, lazim dipakai secara internasional termasuk oleh penyedia teknologi pendidikan. Google for Education sendiri merujuk pada rangkaian layanan Google untuk sekolah, mencakup perangkat seperti Chromebook serta aplikasi pembelajaran seperti Google Classroom dan Workspace, yang memungkinkan guru mengelola tugas, materi, dan komunikasi kelas secara daring dalam satu sistem terpadu.

Sumber: Metranet.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan