Pelindo Mengajar 2026: Dirut Ajar Siswa SMAN 52 Jakarta

Pelindo Mengajar 2026: Dirut Ajar Siswa SMAN 52 Jakarta

PT Pelindo Multi Terminal, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang mengelola terminal nonpetikemas, menggelar program Pelindo Mengajar 2026 di SMA Negeri 52 Jakarta pada Selasa (3/11). Direktur Utama Pelindo Multi Terminal, Sugeng Mulyadi, tampil langsung sebagai pengajar untuk berbagi wawasan tentang industri kepelabuhanan kepada para siswa.

Mengangkat tema “Pendidikan Hari Ini, Masa Depan Indonesia”, kegiatan ini diikuti oleh 125 siswa. Dalam sesi tersebut, Sugeng memaparkan seluk-beluk aktivitas pelabuhan, tantangan industri logistik, hingga pentingnya pengembangan kompetensi bagi generasi muda dalam menghadapi dunia kerja.

Bacaan Lainnya

Bukan Sekadar Bongkar Muat

Sugeng menekankan bahwa pelabuhan memiliki peran jauh lebih luas dari sekadar tempat bongkar muat barang, melainkan bagian penting dari rantai distribusi dan perekonomian nasional. Ia berharap edukasi ini dapat membuka wawasan siswa sekaligus memotivasi mereka untuk terus belajar dan mengembangkan potensi diri.

Salah satu peserta, Linah Amira dari Kelas XI-1, mengaku mendapat pengalaman dan pengetahuan baru dari kegiatan tersebut. Ia menilai kesempatan mendengar langsung dari pimpinan perusahaan membuatnya lebih memahami peran pelabuhan dalam kehidupan sehari-hari dan perekonomian Indonesia.

Bantuan Fasilitas untuk Sekolah

Selain edukasi, Pelindo Multi Terminal juga memberikan dukungan fasilitas belajar berupa sembilan unit pendingin ruangan (AC) untuk SMA Negeri 52 Jakarta. Perusahaan turut memberikan ponsel kepada tiga siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan dorongan semangat belajar.

Pelindo Mengajar 2026 merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo Group, yang menjadikan pendidikan sebagai salah satu bidang utama dukungan perusahaan bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Catatan Redaksi. TJSL atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah kewajiban korporasi yang diatur dalam UU Perseroan Terbatas, mewajibkan perusahaan tertentu, terutama yang bergerak di bidang sumber daya alam, mengalokasikan sebagian kegiatannya untuk kepentingan sosial dan lingkungan, termasuk pendidikan. Pelindo Multi Terminal sendiri mengelola terminal nonpetikemas, yaitu fasilitas pelabuhan untuk kargo curah, cair, dan barang umum, berbeda dari terminal peti kemas yang khusus menangani kontainer.

Sumber: PT Pelindo Multi Terminal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan