Pemda Berprestasi 2026 Jawa-Bali: Daftar Pemenang dan Hadiahnya

Pemda Berprestasi 2026 Jawa-Bali: Daftar Pemenang dan Hadiahnya
Ilustrasi (AI)

Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) bersama Tempo Media Group menggelar malam penganugerahan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Batch II Regional Jawa dan Bali. Acara berlangsung Jumat malam, 28 Agustus 2026, di Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Bali, sebagai bentuk apresiasi terhadap pemda dengan capaian tata kelola dan pelayanan publik terbaik.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyebut ajang ini dirancang untuk mendorong motivasi kepala daerah agar terus berinovasi merealisasikan program prioritas nasional. Ia juga mengingatkan pentingnya solidaritas antardaerah dalam menghadapi bencana, mencontohkan bantuan silang dari Bali, NTB, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Kalimantan Timur untuk penanganan bencana di Nusa Tenggara Timur.

Bacaan Lainnya

Empat Kategori Penilaian

Penghargaan batch ini menyasar empat sektor: Implementasi Program 3 Juta Rumah (bekerja sama dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman), Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan, serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri. Pemenang kategori perumahan menerima tambahan kuota Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya senilai Rp20 juta per unit, dengan alokasi 300 unit untuk Terbaik I, 250 unit untuk Terbaik II, dan 200 unit untuk Terbaik III. Sementara pemenang tiga kategori lainnya mendapat insentif fiskal Rp2 miliar (Terbaik I), Rp1,5 miliar (Terbaik II), dan Rp1 miliar (Terbaik III).

Daftar Pemenang

Untuk kategori Program 3 Juta Rumah, provinsi terbaik diraih Jawa Barat dan Banten, kota oleh Bogor, Surabaya, dan Cilegon, serta kabupaten oleh Banyuwangi, Kuningan, dan Madiun. Kategori Layanan Kesehatan dimenangkan provinsi Bali dan DKI Jakarta, kota Mojokerto, Tegal, dan Surabaya, serta kabupaten Rembang, Bantul, dan Klungkung. Kategori Layanan Pendidikan diraih provinsi D.I. Yogyakarta dan Bali, kota Salatiga, Blitar, dan Madiun, serta kabupaten Ponorogo, Kulon Progo, dan Magetan. Adapun kategori Pengelolaan Sampah dimenangkan provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah, kota Malang, Blitar, dan Surabaya, serta kabupaten Wonosobo, Sidoarjo, dan Ciamis.

Kemendagri berharap praktik baik dari daerah-daerah pemenang di Jawa dan Bali ini dapat menjadi rujukan bagi pemerintah daerah lain di Indonesia, khususnya dalam menghadapi tantangan seperti pemulihan pascabencana, kebakaran hutan dan lahan, hingga krisis air bersih.

Catatan Redaksi. Insentif fiskal seperti yang diterima pemenang di sini biasanya berupa dana transfer tambahan dari pusat ke daerah, di luar Dana Alokasi Umum atau Dana Alokasi Khusus reguler, sebagai bentuk penghargaan atas kinerja. Skema penghargaan berjenjang seperti ini lazim dipakai Kemendagri untuk mendorong pemda saling berkompetisi memperbaiki layanan publik, sekaligus menjadikan daerah pemenang sebagai contoh praktik yang bisa ditiru daerah lain.

Sumber: Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan