BSI Maslahat dan BSI Salurkan 24.541 Hewan Kurban hingga Pelosok Negeri  pada Iduladha 1447 H

BSI Maslahat dan BSI Salurkan 24.541 Hewan Kurban hingga Pelosok Negeri  pada Iduladha 1447 H
BSI Maslahat

Jakarta, 02 Juni 2026 – Dalam semangat berbagi dan memperkuat solidaritas umat  pada Hari Raya Iduladha 1447 H, BSI Maslahat bersama PT Bank Syariah Indonesia  Tbk (BSI) menyalurkan sebanyak 24.541 hewan kurban, yang terdiri dari 1.050 ekor  sapi dan 23.491 ekor kambing. Program ini menjangkau berbagai wilayah di  Indonesia, termasuk daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), kawasan  terdampak bencana, masyarakat dhuafa, hingga pesantren. 

Seremoni penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada Rabu (27/5) di Kantor  Pusat BSI Maslahat, Jakarta. Secara simbolis, penyerahan hewan kurban dilakukan  oleh Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, didampingi Group Head Corporate  Secretary Group BSI Wisnu Sunandar dan Direktur Eksekutif BSI Maslahat  Sukoriyanto Saputro. 

Read More

Tahun ini, program kurban BSI dan BSI Maslahat mencatat pertumbuhan yang  signifikan dengan peningkatan penghimpunan hewan kurban sekitar 57 persen  dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut merupakan hasil sinergi  penghimpunan kurban dari nasabah dan masyarakat melalui e-channel BSI, Program  Kurban Berbagi BSI Maslahat, serta kolaborasi dengan 25 Lembaga Amil Zakat  Nasional (LAZNAS) di seluruh Indonesia. 

Melalui program ini, daging kurban didistribusikan kepada lebih dari 600 ribu penerima  manfaat yang meliputi masyarakat dhuafa, keluarga prasejahtera, penyintas bencana,  masyarakat di wilayah terpencil, serta santri dan pesantren di berbagai daerah. 

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan bahwa Iduladha menjadi  momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan manfaat  yang lebih luas bagi masyarakat. 

“Hari Raya Iduladha menjadi momentum bagi perseroan untuk terus menghadirkan  kebermanfaatan yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat dhuafa dan mereka  yang membutuhkan. Komitmen ini sejalan dengan kinerja perusahaan yang terus  tumbuh secara berkelanjutan, sehingga kami dapat memberikan kontribusi yang  semakin besar bagi umat dan masyarakat,” ujarnya. 

Dalam pelaksanaannya, BSI Maslahat dan BSI memastikan seluruh proses pemilihan  hewan, pemeriksaan kesehatan, penyembelihan, hingga distribusi dilakukan sesuai  syariat Islam, Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta standar kesehatan yang  berlaku. Hewan kurban yang disalurkan juga telah dipastikan sehat dan bebas dari  penyakit, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, distribusi daging kurban menggunakan  kemasan besek bambu yang lebih ramah lingkungan. Langkah ini sejalan dengan  penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang terus  diimplementasikan oleh BSI dan BSI Maslahat.

Program kurban ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Sebanyak  37 peternak lokal terlibat dalam penyediaan hewan kurban, termasuk 19 UMKM dan  desa binaan BSI yang selama ini mendapatkan pendampingan dan pemberdayaan.  Keterlibatan mereka diharapkan dapat memperkuat ekosistem peternakan rakyat  sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. 

Selain itu, Program Kurban 1447 H turut mendukung pencapaian Sustainable  Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), Tujuan 2  (Tanpa Kelaparan), dan Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung  Jawab). 

Melalui Program Kurban 1447 H, BSI Maslahat dan BSI berupaya menghadirkan  makna kurban yang lebih luas. Tidak hanya sebagai bentuk ibadah dan ketaatan  kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan yang memberikan  manfaat sosial, ekonomi, dan lingkungan secara berkelanjutan bagi masyarakat  Indonesia. 

BSI Maslahat
BSI Maslahat

Related posts

Leave a Reply