DIGICAMP 2026 Kenalkan Siswa SMA Dunia Technopreneur Digital

DIGICAMP 2026 Kenalkan Siswa SMA Dunia Technopreneur Digital

BINUS @Malang menyelenggarakan program tahunan DIGICAMP 2026 pada 14 hingga 25 Juli 2026 sebagai wadah bagi siswa SMA/sederajat untuk mengenal lebih dekat dunia digital technopreneurship sebelum melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Program ini dirancang agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan langsung praktik pembelajaran berbasis teknologi dan inovasi.

Trial Class Lintas Program Studi

Melalui sesi Trial Class, peserta berkesempatan mencicipi suasana belajar di sejumlah program studi seperti Entrepreneurship Business Creation, Design Communication Visual, Interior Design, Digital Communication, Computer Science, Digital Business Innovation, Public Relations, Digital Psychology, Interactive Design and Technology, hingga Artificial Intelligence. Pendekatan ini diharapkan membuka wawasan siswa tentang keterkaitan antar bidang keilmuan dalam menciptakan solusi digital.

Bacaan Lainnya

Selain kelas percobaan, peserta juga diajak mengikuti campus tour untuk melihat langsung fasilitas penunjang belajar, seperti laboratorium Mac, laboratorium komputer, dan ruang kelas pintar yang mendukung pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi.

Diskusi Inspiratif soal Kewirausahaan Digital

Rangkaian acara turut menghadirkan sesi diskusi yang membahas perkembangan teknologi terkini dan peluang di bidang kewirausahaan digital, guna membuka perspektif peserta tentang bagaimana sebuah ide bisa berkembang menjadi solusi bisnis yang berkelanjutan.

Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M., menyampaikan bahwa BINUS @Malang berkomitmen membentuk mahasiswa yang tidak hanya memiliki kompetensi digital, tetapi juga pola pikir sebagai inovator dan technopreneur. Menurutnya, integrasi antara teknologi dan kewirausahaan menjadi kunci untuk mencetak lulusan yang adaptif dan mampu memberi kontribusi nyata di era transformasi digital.

Catatan Redaksi. Technopreneur adalah istilah yang menggabungkan penguasaan teknologi dengan kemampuan membangun usaha, berbeda dari wirausahawan konvensional yang umumnya berfokus pada model bisnis tanpa harus memahami sisi teknis produk digitalnya sendiri. Pendekatan lintas program studi seperti dalam trial class ini mencerminkan cara kerja industri digital saat ini, sebuah solusi jarang lahir dari satu bidang ilmu saja, melainkan perpaduan desain, bisnis, psikologi pengguna, dan pemrograman sekaligus.

Sumber: BINUS Media & Publishing.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan