
BINUS Business School (BBS) kembali menempati posisi sebagai sekolah bisnis nomor satu di Indonesia dalam QS Global MBA Rankings 2027. Ini menjadi tahun keenam berturut-turut BBS mempertahankan peringkat teratas nasional dalam pemeringkatan MBA global yang dirilis oleh Quacquarelli Symonds (QS).
Dalam edisi terbaru pemeringkatan tersebut, BINUS Business School menduduki peringkat 191-200 dunia dan peringkat 27= di Asia. Dengan capaian ini, BBS tetap berada di jajaran 200 besar MBA dunia sekaligus 30 besar di Asia.
Baca juga:
- R U OK? Day 2026: BINUS School Serpong Ajak Peduli Mental
- Global Trade Management, Prodi Baru BINUS @Bekasi 2026
Komitmen pada Kualitas Pendidikan
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., mengatakan bahwa konsistensi mempertahankan posisi teratas selama enam tahun menjadi bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Menurutnya, lulusan BBS diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi bisnis yang kuat, tetapi juga mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah perubahan dunia bisnis yang dinamis.
BBS menyatakan terus memperkuat pengalaman belajar mahasiswa lewat kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, kolaborasi dengan berbagai mitra, serta pengembangan riset dan inovasi.
Selain pengakuan dari QS, BINUS Business School juga telah mengantongi akreditasi internasional AACSB sejak 2019 dan kembali terakreditasi untuk periode 2024 hingga 2031, yang menjadi salah satu tolok ukur standar global dalam pendidikan bisnis.
Catatan Redaksi. QS Global MBA Rankings disusun Quacquarelli Symonds berdasarkan indikator seperti reputasi di kalangan pemberi kerja dan akademisi, kualitas riset, serta hasil karier lulusan, sehingga sering dijadikan acuan calon mahasiswa membandingkan sekolah bisnis lintas negara. Adapun AACSB adalah lembaga akreditasi asal Amerika Serikat yang menilai standar kurikulum, kualitas pengajar, dan tata kelola sekolah bisnis, dan hanya sebagian kecil sekolah bisnis dunia yang berhasil mengantonginya karena proses evaluasinya berlangsung ketat dan berkala.
Sumber: BINUS Business School.





