SautKat Perkenalkan Diri Melalui Debut Maxi-Single berjudul “Katakan Lagi”

SautKat Perkenalkan Diri Melalui Debut Maxi-Single berjudul “Katakan Lagi”
photo by karim666

Surabaya, 22 Mei 2026 – Unit indie pop Surabaya, SautKat resmi memperkenalkan diri sebagai band baru di kancah musik Indonesia melalui debut maxi-single berjudul “Katakan/ Lagi”. Mengusung warna indie pop dengan pendekatan high-fidelity organic sound, rilisan ini menjadi respons atas lanskap pop yang kian “bersih” dan mainstream, yang bisa menghadirkan sudut pandang alternatif yang lebih hidup, jujur, dan berkarakter.

Nama SautKat merepresentasikan arah musikal sekaligus identitas band yang dibangun sejak awal. Kata “Saut” mencerminkan kecepatan mereka dalam menangkap ide dan peluang, sekaligus menjadi simbol dari asal mereka di kawasan Surabaya Selatan. Sementara itu, “Kat” merujuk pada insting kucing yang tenang, presisi, dan strategis. Wordplay kedua kata tersebut diyakini mencerminkan karakter band yang responsif terhadap momentum, namun tetap bergerak dengan pendekatan yang natural tetapi terukur. SautKat sendiri resmi terbentuk pada tahun 2026 setelah keempat personilnya yaitu Nora (vokal) Dimas (Synth, Guitar), Faiz(guitar), dan Lauren(bass) , di mana mereka sering bertemu di sebuah coffeeshop yang dikenal sebagai salah satu pusat pergerakan gigs dan komunitas band indie di Surabaya Selatan. Kedekatan yang terbangun dari ruang kolektif tersebut kemudian membawa mereka untuk membentuk band bersama.

Read More

“SautKat ini berdiri tahun ini! (2026) Kita berempat ketemu di tempat nongkrong paling kalcer di surabaya selatan (coba tebak!) yang tiap minggu bikin gigs dan jadi basenya band2 indie kalcer surabaya juga! jadi gak kaget kalo kita ketemu disana dan bikin band bareng. Membernya berempat aja, ada Nora (vokal) Dimas (Synth, Guitar), Faiz(guitar), dan Lauren(bass) . Tapi ssst diem2 dulu yah jangan rame2 heheh,” tutur Dimas

Maxi-single “Katakan/Lagi” diperkenalkan melalui dua single utama: “Lagi & Lagi” dan “Katakan”. “Lagi & Lagi” hadir sebagai pembuka yang enerjik dengan nuansa pop emosional ala Potret, mengangkat tema hubungan toksik dengan siklus berulang antara disakiti dan memaafkan, dibalut metafora cuaca dan musim. Sementara itu, “Katakan” menjadi sisi yang lebih intim, menangkap kegelisahan dalam hubungan tanpa kepastian, sebuah dorongan langsung untuk menyatakan perasaan seperti “katakan kau inginkan aku dalam hidupmu!”. Dengan itu, SautKat merepresentasikan narasi “Lagi & Lagi” tentang kesadaran akan arah yang keliru namun tetap dijalani, sekaligus menjadikan rilisan ini sebagai langkah awal menuju proyek EP mereka berikutnya. 

SautKat menjabarkan musik mereka sebagai indie-pop revival, dimana mereka berusaha menghadirkan musik pop yang bersifat kebalikan dari major pop, sebuah karya yang lebih mentah, liar, berwarna, dan personal. Tanpa terbebani adanya embel-embel “dibuat untuk disukai”, SautKat terbebas dari stereotip musik media sosial yang membosankan dan terkurung dalam hook 15 detik. Secara visual, SautKat menggandeng rekan skena mereka sebagai fotografer, Dimas Prasetyo Nugroho, yang merepresentasikan inti narasi “Lagi & Lagi”: kesadaran akan arah yang keliru, namun tetap melangkah ke dalamnya.

Aransemen dan pengarahan musik dalam maxi-single ini sepenuhnya dikerjakan oleh para personel SautKat, dengan lirik ditulis oleh sang vokalis dan struktur sound dreamy, fuzzy, serta berlapis dibangun oleh gitaris bersama anggota lainnya. Overdrive dan fuzz yang dibalut chorus serta lead synthesizer menjadi elemen utama dalam komposisi mereka, dipadukan dengan bassline alternatif dan beat drum bernuansa punk untuk menghadirkan pendekatan indie-pop khas SautKat. Hal ini dilakukan sebagai upaya berekspansi keluar dari pakem pop tanpa meninggalkan fondasi catchy dari genre pop. Dalam tahap demo, mereka turut melibatkan additional drummer dan bassist guna menghadirkan perspektif yang lebih segar. Rilisan ini menjadi langkah awal menuju proyek berikutnya dalam bentuk EP.

Proses produksi berjalan relatif lancar meski para personelnya menjalani pola kerja jarak jauh. Sejak produksi yang dimulai Februari 2025, SautKat mampu memanage halangan seperti posisi masing-masing personil yang LDR antara Jakarta, Kediri dan Surabaya dengan teknologi.

“Kita udah mulai workshop dari Februari 2025, dapet sekitar 12 lagu dan rencananya mau rilis album tapi bertahap ya heheh. Maxi-single Katakan-Lagi ini adalah bagian terpenting dari 12 demo itu, dan kita rilis duluan karena we want to start with a BANG! Walaupun, kita menolak untuk membuat musik yang diatur oleh sistem, kita memutuskan bahwa lagu paling enak menurut kita, kita rilis duluan biar kesan pertama langsung suka! (Amin),” harap Dimas

“Kendala gaada sih, mungkin kalo halangan lebih ke karena kita LDR (Jakarta, Kediri, Surabaya) tapi tetep bisa main kok kalo mau xixixi. Biasanya kalo ditanya kita based di JKT-SBY biar diundang maen disana (AMINNN),” tambah Dimas

Setelah merilis maxi single tersebut, band ini berencana menghadirkan beberapa single lanjutan di berbagai digital streaming platform (DSP). Sebelumnya, rilisan mereka lebih dulu tersedia melalui Bandcamp, namun ke depannya karya-karya tersebut juga akan dirilis secara lebih luas agar dapat menjangkau lebih banyak pendengar. Selain itu, mereka juga tengah mempersiapkan rencana tur apabila seluruh proses berjalan lancar. Band ini turut menargetkan perilisan EP pada awal tahun depan, yang kemungkinan akan disusul maxi release lainnya sebelum akhirnya merampungkan album penuh perdana. Seluruh proses tersebut dipersiapkan secara bertahap karena mereka ingin menikmati setiap momen perjalanan band tanpa terburu-buru, sembari memperbanyak pengalaman manggung dan tur. 

“Rencananya setelah Maxi ini nanti mau rilis beberapa single di DSP. Kita kan rilisnya di bandcamp nih kmaren, tapi akan kita rilis di DSP juga belakangan biar lebih banyak yang dengerin. Abis itu rencananya kita mau ada tour kalo lancar. Kemudian disusul EP awal tahun depan, maybe another maxi, baru abis itu ALBUM. Jadi ga buru2 soalnya kita mau enjoy the moment dan menghindari impulsif. Pengen manggung2 dan tour juga kalo bisa! kurang lebih seperti itu.” pungkas Dimas

Sebagai pernyataan sikap, “Katakan Lagi” dirilis prematur secara eksklusif dalam format fisik serta melalui Bandcamp dari Gemar Records sejak 24 April 2026. Hal ini merupakan langkah yang disengaja di tengah dominasi platform streaming, sekaligus menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih dekat dan terkurasi. Maxi single “Katakan/Lagi” bisa didengarkan di DSP mulai tanggal 22 Mei 2026. -SautKat, co written by Alfan-

Related posts

Leave a Reply