Vivian dari Team Vitality tampil sebagai salah satu sosok dalam dokuseri garapan sutradara peraih penghargaan Emmy, R.J. Cutler, yang mengangkat kisah para pemain di balik kompetisi esports terbesar di dunia.
[LINK] SAKSIKAN TRAILER LEVEL UP SEASON 2

Jakarta, 19 Juni 2026 – Dokuseri “Esports World Cup: Level Up” kembali hadir untuk musim keduanya. Sebanyak lima episode akan tayang secara eksklusif di Prime Video pada 26 Juni 2026 mendatang. Disutradarai oleh peraih Emmy, R.J. Cutler (“Martha” (Netflix), “Billie Eilish: The World’s A Little Blurry” (Apple TV)), dokuseri ini mengangkat kisah sosok-sosok di balik kompetisi esports terbesar di dunia dan mengikuti perjalanan para pemain, klub, serta keluarga mereka di tengah tekanan, ambisi, dan beragam tantangan sepanjang musim Esports World Cup 2025.
Berlatar di Riyadh, Arab Saudi, “Esports World Cup: Level Up” menyoroti perjalanan para pemain yang bertanding selama tujuh minggu demi memperebutkan hadiah senilai US$70 juta dan meraih gelar EWC Club Championship.. Serial ini juga menggambarkan perjalanan kisah pribadi mereka, termasuk bagaimana para atlet esports menghadapi tekanan untuk bersaing di panggung dunia. Dalam kompetisi ini, satu pertandingan dapat menentukan karier mereka, satu musim dapat menentukan masa depan sebuah klub, dan satu momen dapat melambungkan pemain menjadi seorang bintang.
Diproduksi oleh This Machine (rumah produksi dari Sony Pictures Television), “Esports World Cup: Level Up” kembali menghadirkan R.J. Cutler sebagai sutradara, bersama showrunner John Dorsey serta para produser eksekutif, Jane Cha Cutler, Trevor Smith, Elise Pearlstein, dan Mark Blatty. Mengusung pendekatan dokumenter bergaya vérité, serial ini menampilkan pengorbanan, tekanan, serta perjalanan menuju popularitas yang dialami oleh para pemain esports terbaik dunia.
Demi menampilkan para pemain secara lebih dekat, tim produksi tidak hanya mengikuti mereka selama tujuh minggu pertandingan di Riyadh. Mereka juga mengunjungi tempat asal para pemain untuk menyoroti kehidupan di luar kompetisi, termasuk di Inggris, Amerika Serikat, dan Indonesia.
Salah satu pemain yang tampil dalam dokuseri ini adalah pemain asal Indonesia, Vivi “Vivian” Indrawaty (Team Vitality; MLBB), kapten Team Vitality yang memimpin timnya mencetak rekor bersejarah di MLBB Women’s Invitational (MWI) 2025.
Berasal dari wilayah Tanjung Priok, Jakarta Utara, perjalanan Vivian menuju panggung dunia diwarnai berbagai tantangan, mulai dari trauma masa kecil, hingga keraguan orang-orang sekitarnya akan karier di dunia esports. Bertanding demi kesempatan meraih hadiah yang dapat mengubah hidupnya, Vivian pun bangkit dan membuktikan dirinya di panggung dunia.
Bermain sebagai Roamer, Vivian dikenal atas kepemimpinan taktis dan pemahaman strategi yang kuat, hingga mendapat julukan “Mother of Roamers”. Di bawah kepemimpinannya, Team Vitality meraih kemenangan sempurna 4-0 atas Gaimin Gladiators di Grand Final MWI 2025, dengan salah satu pertandingan diselesaikan dalam 9 menit 37 detik—menjadikannya eksekusi babak final tercepat sepanjang sejarah MWI.
“‘Level Up’ menampilkan sisi personal dari apa yang sedang kami bangun melalui Esports World Cup,” ujar Ralf Reichert, CEO Esports Foundation.
“EWC menjadi panggung bagi game, klub, dan pemain terbaik dunia, menghadirkan momen bertekanan tinggi yang menyatukan miliaran orang dalam komunitas gaming dunia. Melalui dokumenter ini, penonton diajak untuk lebih dekat dengan sosok-sosok di balik momen tersebut—bagaimana mereka menghadapi tekanan, mengejar ambisi, serta peran keluarga dan cerita pribadi yang membuat esports terasa lebih bermakna bagi generasi baru.”
“Babak baru ini memperdalam eksplorasi kami terhadap fenomena global. Tidak hanya soal kompetisi, tetapi juga tentang ambisi dan identitas manusia,” ujar Cutler. “Esports merupakan salah satu gerakan budaya paling dinamis di era ini. Di musim kedua ini, kami tidak hanya mendokumentasikan persaingan di dalam arena, tetapi juga kehidupan, impian, dan pengorbanan para pemain yang menjadi pusat cerita ini—mengungkap dunia yang sangat personal sekaligus memberikan dampak secara global.”
Selain kisah para pemain, serial ini juga menampilkan gambaran budaya yang lebih luas dari Esports World Cup, di mana olahraga, musik, hiburan, dan gaming saling bertemu. Lebih dari sekedar kompetisi tingkat elit, *Level Up* juga menampilkan berbagai momen dari deretan bintang musik dan olahraga. Mulai dari penampilan pembuka turnamen oleh Post Malone yang menunjukkan kemampuannya bermain game, hingga grandmaster Magnus Carlsen yang meraih kemenangan di ajang esports catur pertamanya, serta Cristiano Ronaldo yang membawa gelar Club Championship dalam penutupan yang dramatis.
Skala besar Esports World Cup juga tercermin dari antusiasme sejumlah figur ternama di dunia olahraga dan hiburan. Di antaranya juara dunia F1 Lando Norris; legenda sepak bola Brasil Ronaldo Nazário dan Kaká yang berhadapan dalam laga EA FC; pesepak bola Alisha Lehmann; atlet skateboard Tony Hawk; serta bintang tenis Nick Kyrgios.
Ia bahkan menyebut, “Atmosfer (kompetisi ini) lebih baik daripada Wimbledon atau turnamen Grand Slam mana pun.”
EWC 2025 menjadi momen penting dalam dunia esports. Di tahun keduanya, EWC menjangkau 750 juta penonton di seluruh dunia dan ditonton selama total 350 juta jam, dengan puncak jumlah penonton mencapai hampir 8 juta pada turnamen League of Legends. Liputan turnamen disiarkan melalui 28 platform, didukung oleh 97 mitra siaran dan lebih dari 800 saluran dalam 35 bahasa. Sebanyak 25 turnamen dari 24 game diikuti oleh lebih dari 2.000 pemain yang mewakili sekitar 200 klub dari lebih dari 100 negara.
EWC 2026 akan digelar di Paris, Prancis, mulai 6 Juli hingga 23 Agustus. Klub-klub terbaik dunia akan kembali bersaing untuk memperebutkan total hadiah sebesar US$75 juta serta gelar EWC Club Championship 2026.





