KEMENTERIAN PERDAGANGAN DORONG PELAKU USAHA JAWA TIMUR PERLUAS PASAR EKSPOR MELALUI TRADE EXPO INDONESIA KE-41 TAHUN 2026

KEMENTERIAN PERDAGANGAN DORONG PELAKU USAHA JAWA TIMUR PERLUAS PASAR EKSPOR MELALUI TRADE EXPO INDONESIA KE-41 TAHUN 2026
PT. Debindomulti Adhiswasti 

Surabaya, 6 Juli 2026 – Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan Sosialisasi Penjaringan Calon Peserta Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 Tahun 2026 di Legacy Ballroom, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (2/7). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi pelaku usaha Jawa Timur dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 yang akan diselenggarakan pada 14–18 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan, Dr. Miftah Farid, S.TP., M.S.E., menyampaikan bahwa Trade Expo Indonesia merupakan salah satu instrumen strategis pemerintah dalam memperluas akses pasar ekspor nasional sekaligus mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan buyer dari berbagai negara.

Bacaan Lainnya

“Melalui Trade Expo Indonesia, pelaku usaha tidak hanya memperoleh kesempatan untuk mempromosikan produknya kepada pasar internasional, tetapi juga membangun jejaring bisnis, mengikuti business matching, serta membuka peluang kerja sama perdagangan yang berkelanjutan. Oleh karena itu, pelaku usaha di Jawa Timur diharapkan dapat memanfaatkan momentum TEI sebagai langkah untuk memperluas pasar ekspor dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global.” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Erivina Lucky Kristian, S.E., M.M., menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus berkomitmen mendorong peningkatan ekspor daerah melalui penguatan kapasitas pelaku usaha dan perluasan akses pasar internasional.

“Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam meningkatkan kontribusi ekspor Jawa Timur terhadap kinerja ekspor nasional. Melalui berbagai program pembinaan dan fasilitasi, pelaku usaha diharapkan semakin siap memasuki pasar global.”

Direktur Utama PT Debindo Multi Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana, menyampaikan bahwa sebagai penyelenggara Trade Expo Indonesia, PT Debindomulti Adhiswasti berkomitmen menghadirkan penyelenggaraan pameran yang profesional dan mampu memberikan nilai tambah bagi seluruh peserta.

PT. Debindomulti Adhiswasti 

Vibiadhi menambahkan bahwa “Trade Expo Indonesia telah berkembang menjadi platform bisnis internasional yang mempertemukan eksportir Indonesia dengan buyer dari berbagai negara. Melalui penyelenggaraan yang semakin berkualitas, TEI diharapkan dapat menjadi sarana efektif bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis, meningkatkan peluang transaksi, serta membangun kemitraan jangka panjang”.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Kementerian Perdagangan berharap semakin banyak pelaku usaha Jawa Timur berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia ke-41 Tahun 2026. Partisipasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ekspor non-migas Indonesia, membuka pasar baru, serta meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

Catatan Redaksi. Trade Expo Indonesia adalah pameran dagang tahunan terbesar Indonesia untuk sektor ekspor, yang rutin digelar Kementerian Perdagangan sejak awal 2000-an sebagai etalase produk nasional bagi pembeli luar negeri. Business matching yang disebut dalam artikel adalah sesi pertemuan terjadwal antara eksportir dan calon pembeli asing, mekanisme lazim di pameran dagang internasional untuk mempertemukan penawaran dan kebutuhan secara langsung sehingga peluang transaksi lebih terarah dibanding sekadar membuka stan pameran.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan