
Tokyo, 28 April 2026 — Penyanyi rock Jepang Anna Tsuchiya menutup rangkaian tur dunia bertajuk “BLVCKPHOENIX” World Tour dengan penampilan puncak yang mengguncang Paris pada 20 April lalu. Konser penutup tersebut menjadi simbol keberhasilan tur internasional yang tidak hanya sold out di setiap kota, tetapi juga menegaskan posisinya sebagai artis rock dengan daya tarik global.
Pertunjukan terakhir di ibu kota Prancis itu mencatat penjualan tiket yang habis dalam waktu singkat. Tingginya permintaan memaksa promotor menaikkan kapasitas venue secara mendadak, namun tiket tambahan pun ludes hanya dalam hitungan waktu. Antusiasme tersebut mencerminkan lonjakan popularitas Tsuchiya di luar Jepang.
Dikenal luas melalui kontribusinya dalam anime NANA serta film seperti Kamikaze Girls dan Sakuran, Tsuchiya selama ini dikenal sebagai sosok multitalenta yang bergerak di dunia musik, film, dan fashion. Namun dalam tur kali ini, ia secara tegas menempatkan dirinya sebagai performer panggung: penuh tenaga, intens, dan tanpa kompromi.
Tur “BLVCKPHOENIX” mencakup delapan kota di enam negara, dengan total lebih dari 8.000 penonton. Seluruh jadwal konser terjual habis, menunjukkan konsistensi daya tarik Tsuchiya di berbagai belahan dunia. Kota-kota seperti Mexico City, Buenos Aires, São Paulo, dan Toulon menjadi bagian dari pemberhentian perdana dalam karier internasionalnya.
Di Mexico City, hampir 2.000 penggemar memadati lokasi konser sejak awal tur dimulai. Sementara itu, di Santiago, Chile, Tsuchiya menciptakan momen emosional saat bertemu kembali dengan seorang penggemar yang pernah ia undang ke atas panggung bertahun-tahun lalu—sebuah pertemuan yang menjadi sorotan dan menyentuh banyak penonton.
Debutnya di Buenos Aires disambut dengan energi luar biasa dari penonton Argentina, sedangkan di São Paulo, ia membangun kedekatan melalui cerita personal tentang pengalamannya di Brasil, termasuk mencicipi hidangan khas churrasco. Interaksi ini memperlihatkan sisi humanis Tsuchiya yang melampaui batas bahasa dan budaya.



Setiap kota dalam tur juga menghadirkan sesi meet-and-greet terbatas, memberi kesempatan bagi penggemar untuk berinteraksi langsung. Banyak di antara mereka tampak terharu, menegaskan bahwa daya tarik Tsuchiya tidak hanya terletak pada musik, tetapi juga koneksi emosional yang ia bangun.
Setelah menyelesaikan rangkaian di Amerika Selatan, Tsuchiya melanjutkan perjalanan ke Prancis, termasuk singgah di kota pelabuhan Toulon sebelum akhirnya menutup tur di Paris dengan penampilan yang merangkum keseluruhan spektrum artistiknya.
Dengan momentum yang terus meningkat, Tsuchiya dijadwalkan kembali ke Jepang untuk tampil dalam acara “NAON no BUNTAI” pada 29 April dan “Super Lady Festival” pada 10 Mei. Selain itu, proyek musik baru bersama bandnya, BLVCKPHOENIX, juga tengah dipersiapkan untuk dirilis dalam waktu dekat.
Permintaan internasional terhadap Tsuchiya dilaporkan terus bertambah, dengan berbagai tawaran tampil yang mulai berdatangan. Rencana tur dunia lanjutan untuk tahun 2027 dan 2028 pun kini tengah dalam tahap pengembangan.
Di sisi lain, tingginya minat penggemar juga terlihat dari penjualan merchandise resmi tur 2026 yang habis di berbagai lokasi. Menanggapi hal tersebut, penjualan daring dijadwalkan dibuka pada 1 Mei pukul 12.00 waktu Jepang melalui laman resmi: https://rock1.jp/annatsuchiya
Keberhasilan tur “BLVCKPHOENIX” menjadi bukti bahwa Anna Tsuchiya bukan sekadar ikon domestik, melainkan kekuatan global di panggung musik rock modern. Dengan energi yang tetap menyala dan basis penggemar yang terus berkembang, langkah berikutnya dari sang artis kini menjadi salah satu yang paling dinantikan di kancah internasional.





