
PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) menyalurkan bantuan peralatan sekolah bagi anak-anak tenaga kerja operasional dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-38 perusahaan. Program ini merupakan bagian dari kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk apresiasi kepada tenaga kerja operasional yang mendukung kelancaran operasional jalan tol.
Bantuan disalurkan melalui sembilan Maintenance Service Area (MSA) yang tersebar di berbagai wilayah, dengan total penerima mencapai 186 anak. Rinciannya antara lain MSA Surabaya–Gempol sebanyak 50 anak, MSA Jagorawi 24 anak, MSA JORR 22 anak, MSA Semarang dan MSA Semarang–Batang masing-masing 20 anak, MSA Belmera 20 anak, MSA Palikanci 11 anak, MSA Dakotamo 10 anak, serta MSA Jakarta–Tangerang 9 anak.
Dukungan untuk Semangat Belajar
Direktur Utama JMTM, Suchandra P. Hutabarat, mengatakan momentum HUT ke-38 dimanfaatkan perusahaan untuk berbagi manfaat kepada keluarga tenaga kerja operasional. Ia berharap bantuan peralatan sekolah tersebut dapat meringankan kebutuhan anak-anak sekaligus menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita.
Pelaksanaan program melalui berbagai MSA di sejumlah wilayah operasional ini mencerminkan komitmen JMTM memperluas jangkauan manfaat TJSL sekaligus mempererat hubungan dengan tenaga kerja beserta keluarganya. Perusahaan menyebut inisiatif ini sebagai bagian dari perjalanan 38 tahun JMTM dalam memberikan manfaat nyata bagi para pemangku kepentingan.
Catatan Redaksi. TJSL adalah istilah resmi pengganti CSR dalam regulasi BUMN dan perusahaan publik Indonesia, mencakup program sosial dan lingkungan yang wajib dijalankan sebagai bagian tanggung jawab korporasi. MSA sendiri adalah pos layanan pemeliharaan di sepanjang ruas tol tempat tenaga kerja lapangan bertugas menjaga kelancaran jalan, sehingga penyaluran bantuan lewat sembilan titik ini sekaligus menjangkau pekerja di berbagai wilayah operasional JMTM.
Sumber: PT Jasamarga Tollroad Maintenance.





