
PT SUCOFINDO (Persero) Cabang Pontianak bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) meresmikan fasilitas sumur bor air bersih di lingkungan MIS Miftahussalam, Desa Punggur Kecil, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Peresmian ini menjadi bagian dari program “Jaga Air Bersih untuk Desa” yang menyasar 70 titik wilayah operasional perusahaan di seluruh Indonesia, sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-70 SUCOFINDO.
Jawab Kebutuhan Air Saat Kemarau
Ketua DPC ABPEDNAS, Adi, mengapresiasi dukungan SUCOFINDO karena air bersih menjadi kebutuhan pokok yang sering menjadi tantangan warga Desa Punggur Kecil saat musim kemarau. Menurutnya, fasilitas ini memberi manfaat langsung bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar sekolah.
Kepala SUCOFINDO Cabang Pontianak, Leonardo Pardede, menyebut pembangunan sumur bor ini sebagai wujud komitmen program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berorientasi pada kebutuhan nyata di lapangan. Ia menilai momentum HUT ke-70 menjadi kesempatan untuk memberikan manfaat langsung di bidang kesehatan, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat.
Acara peresmian turut dihadiri Kepala Desa Punggur Kecil, Adi Kusuma Jaya, dan Kepala Sekolah MIS Miftahussalam, Asmiatun. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penyaluran air sumur bor secara simbolis, dilanjutkan dengan penyerahan Berita Acara Serah Terima (BAST) kepada pihak penerima manfaat sebagai komitmen menjaga fasilitas secara berkelanjutan.
Program ini disebut selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait akses air bersih dan sanitasi yang layak. Leonardo menambahkan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari manfaat nyata bagi masyarakat, sejalan dengan semangat “Ensuring Quality Protecting Trust”.
Catatan Redaksi. TJSL adalah istilah formal untuk tanggung jawab sosial perusahaan di Indonesia, serupa dengan CSR, yang diwajibkan bagi BUMN dan perusahaan tertentu sebagai bagian dari operasional, bukan sekadar donasi sukarela. Penyebutan SDGs merujuk pada 17 target pembangunan global yang disepakati PBB, salah satunya akses air bersih dan sanitasi, sehingga proyek lokal seperti sumur bor ini biasa dikaitkan dengan agenda internasional tersebut untuk menunjukkan relevansinya pada skala lebih luas.
Sumber: PT SUCOFINDO (Persero).