Jamur Berdaya HUB, Program Pelindo Multi Terminal Berdayakan Medan

Jamur Berdaya HUB, Program Pelindo Multi Terminal Berdayakan Medan
Ilustrasi (AI)

PT Pelindo Multi Terminal menggulirkan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk Jamur Berdaya HUB, yang menjadikan budidaya jamur tiram sebagai sarana edukasi sekaligus peluang usaha bagi masyarakat. Langkah awal program ini diwujudkan lewat kegiatan sosialisasi dan edukasi budidaya jamur di SMK Muhammadiyah 4, Medan, pada Rabu (28/10).

Pusat Belajar dan Kemitraan Usaha Jamur

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan konsep Jamur Berdaya HUB sebagai pusat budidaya, pembelajaran, dan kemitraan usaha jamur. Program ini dirancang untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan budidaya jamur tiram, sekaligus membuka wawasan tentang potensi usaha dari hasil produksi maupun produk olahan berbahan dasar jamur, yang bisa dikembangkan dalam skala rumah tangga maupun kelompok.

Bacaan Lainnya

VP TJSL Pelindo Multi Terminal, Zulhendri, mengatakan program ini merupakan upaya perusahaan mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya generasi muda, agar mampu mengenali potensi di sekitarnya dan mengubahnya menjadi peluang usaha produktif. Ia menyebut momentum peluncuran yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda sebagai ajakan bagi anak muda untuk berani berwirausaha dan lebih kreatif melihat peluang di lingkungan sekitar.

Digarap Bersama BMM Sumatera Utara

Program ini diinisiasi bersama Baitulmaal Muamalat (BMM) Sumatera Utara dan diarahkan untuk memperluas akses sarana budidaya, meningkatkan kemampuan produksi dan pemasaran, serta membangun kelembagaan masyarakat yang mampu mengelola usaha secara berkelanjutan. Tahap awal pelaksanaan pada Oktober–Desember 2026 mencakup sosialisasi dan edukasi di Kecamatan Medan Belawan, Medan Marelan, dan Medan Labuhan, sebelum berlanjut ke pengembangan fasilitas budidaya dan pendampingan usaha.

Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Head Regional Office BMM Sumatera Utara Budi Syahputra, narasumber dari Yayasan Bang Haris Syariah Mandiri (BHSM), Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Saiful Famar, serta Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 4, Sopiah. Pelindo Multi Terminal berharap kolaborasi lintas lembaga ini dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha yang memberi manfaat berkelanjutan bagi wilayah operasional perusahaan.

Catatan Redaksi. TJSL atau tanggung jawab sosial dan lingkungan adalah istilah resmi pengganti CSR dalam regulasi Indonesia, mewajibkan perusahaan tertentu mengalokasikan dana untuk program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasinya. Konsep hub di sini berarti satu lokasi berfungsi ganda sebagai tempat pelatihan sekaligus penyedia bibit dan jalur pemasaran, sehingga peserta tidak hanya belajar teknik budidaya jamur tiram tetapi juga mendapat jalur untuk menjual hasilnya.

Sumber: PT Pelindo Multi Terminal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan