Pendapatan Alumni Naik 113%, DANA Indonesia dan Ant International Umumkan 35 Pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026

Pendapatan Alumni Naik 113%, DANA Indonesia dan Ant International Umumkan 35 Pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026
(Ki-ka) Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia; Vince Iswara, CEO & Co-Founder DANA Indonesia; Rosita Dewi, Direktur Kepala Grup Ekonomi Keuangan Inklusif Bank Indonesia; bersama finalis SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 pada acara penganugerahan di Jakarta, Selasa (30/06/2026). Tahun ini, lebih dari 6.800 peserta berpartisipasi di SisBerdaya dengan kategori usaha terbesar: F&B (52 persen), fashion & aksesoris (23,3 persen), kerajinan tangan (8,8 persen), jasa, kecantikan dan perawatan diri (3,3 persen).

Jakarta, 1 Juli 2026Program SisBerdaya dan DisBerdaya yang diinisiasi oleh DANA Indonesia dan Ant International terus menunjukkan dampak nyata bagi UMKM perempuan di Indonesia. Berdasarkan evaluasi terhadap finalis periode 2023–2025, peserta mencatat rata-rata peningkatan pendapatan sebesar 113 persen dan pertumbuhan produksi sebesar 126 persen dalam enam bulan setelah mengikuti program. Melanjutkan dampak tersebut, DANA Indonesia dan Ant International hari ini mengumumkan 35 pemenang SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 yang terpilih dari lebih dari 6.800 pendaftar dari seluruh Indonesia. Pemenang akan mendapatkan uang tunai dengan total ratusan juta rupiah untuk pengembangan usaha dan pemanfaatan teknologi.

Inisiatif SisBerdaya dan DisBerdaya merupakan program pemberdayaan pelaku UMKM perempuan dan perempuan penyandang disabilitas yang berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk memperkuat kapasitas usaha dan mendorong kesetaraan ekonomi. Seluruh pemenang dinilai berdasarkan potensi pengembangan usaha, pemanfaatan teknologi, serta dampak sosial-ekonomi yang dihasilkan bagi komunitas dan lingkungan sekitarnya.

Read More

CEO & Co-Founder DANA Indonesia, Vince Iswara, mengatakan, “Kami percaya teknologi dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berdaya secara ekonomi. Melalui SisBerdaya dan DisBerdaya, kami ingin memastikan para pelaku UMKM tidak hanya sekadar memiliki akses terhadap teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara cakap dan produktif untuk mengembangkan bisnis mereka.”

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional.

“Kami mengapresiasi sekali DANA Indonesia yang telah menginisiasi dan konsisten dengan SisBerdaya & DisBerdaya. Semoga memberikan dampak, khususnya bagi perempuan & penyandang disabilitas. Saya mau mengucapkan selamat dan mengapresiasi kepada seluruh peserta dan pemenang SisBerdaya & DisBerdaya 2026. Pencapaian ibu-ibu hari ini adalah bukti bahwa semangat belajar, keberanian beradaptasi terhadap teknologi, kerja keras yang konsisten, usaha mikro bisa menjadi lebih besar, dan keterbatasan bisa jadi  peluang.”

Tahun ini, program SisBerdaya dan DisBerdaya menjangkau lebih banyak wilayah di Indonesia, termasuk wilayah baru seperti Nusa Tenggara Barat, Maluku, hingga Sulawesi Tengah. Setelah melalui proses seleksi ketat dan berlapis, sebanyak 35 finalis mengikuti pelatihan dan pendampingan intensif yang mencakup pengembangan bisnis, pemanfaatan AI (Artificial Intelligence) untuk UMKM, hingga penguatan literasi keuangan untuk meningkatkan kesejahteraan finansial.

Fashion show oleh 35 finalis SisBerdaya dan DisBerdaya 2026 pada acara puncak di Jakarta, Kamis (30/06/2026). Setelah sekitar tiga bulan menjalani proses seleksi dan mentoring, para finalis akan mendapatkan bantuan uang tunai dengan total ratusan juta rupiah untuk mengembangkan usahanya dan memanfaatkan teknologi.

Related posts

Leave a Reply