Mukadimah: Pameran Perdana yang Menandai Awal Perjalanan Artmeru Gallery di Kota Malang

Mukadimah: Pameran Perdana yang Menandai Awal Perjalanan Artmeru Gallery di Kota Malang
slide poster 1 by artmeru team

25 Juni 2026 – Menyusul penetapan historis Kota Malang sebagai bagian dari UNESCO Creative Cities Network (UCCN) di bidang Media Arts pada akhir tahun lalu, sebuah infrastruktur seni rupa murni yang representatif kini resmi hadir untuk memperkuat ekosistem tersebut. Artmeru Gallery, sebuah ruang seni rupa kontemporer independen baru di jantung Kota Malang, akan meresmikan pembukaan ruang pamer perdananya pada tanggal 26 Juni 2026. Peristiwa penting ini ditandai dengan pembukaan eksibisi bersama bertajuk “Mukadimah” yang akan berlangsung hingga 26 Agustus 2026, menampilkan 22 karya pilihan dari 22 perupa bereputasi Internasional dan nasional. 

Kehadiran Artmeru dipantik langsung oleh sebuah keresahan sosiologis yang mendalam dari sang pendiri mengenai minimnya ruang pameran seni rupa yang murni, layak, dan berstandar Internasional di Malang. Selama ini, keterbatasan infrastruktur memaksa para kreator lokal untuk mempresentasikan gagasan mereka di ruang alternatif sekunder seperti cafe, hotel, atau area publik. Kondisi tersebut sangat kontras dengan kemapanan ekosistem galeri di kota-kota besar lain seperti Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Artmeru hadir di Jalan Semeru No. 12 dengan merestorasi bangunan kolonial tahun 1936 karya arsitek tata kota legendaris Karel Bos, mengubah fungsi menjadi ruang diskursus seni yang ideal. 

Read More

Tajuk “Mukadimah” yang diusung dalam pameran perdana ini dikuratori oleh Helmi Zuhdi. Alih-alih merujuk pada “karya awal” atau sketsa mentah, “Mukadimah” diletakkan sebagai kompas moral, landasan epistemologis, serta perayaan atas transisi ganda: peralihan fisik fungsi ruang bangunan, dan pergeseran pola pikir para seniman dalam membaca dinamika realitas hari ini. Mengutip diktum kritikus Sanento Yuliman bahwa “perupa zaman ini berbeda dengan perupa zaman dahulu”, kurator menegaskan pameran ini merupakan bentuk interupsi estetika sekaligus pemetaan lanskap perkembangan seni rupa kontemporer yang tumbuh di wilayah periferal. 

“Visi kami membangun Artmeru tidak berhenti pada fungsi ruang ritel semata. Sejak awal, kami ingin menciptakan ekosistem seni dan desain yang dekat dengan masyarakat; menghadirkan ruang yang mudah diakses, murni, layak, dan berkelanjutan bagi para seniman untuk mempresentasikan karyanya,” ungkap Sulung Christian Ang, Co-Owner Artmeru Gallery. 

Guna mewujudkan ekosistem seni yang berkelanjutan (sustainability), pameran “Mukadimah” juga mengintegrasikan proyek ritel eksklusif bernama A-Merch (Toko Seni & Desain), Artmeru berkolaborasi langsung dengan para perupa yang terlibat untuk memproduksi merchandise orisinil resmi—mulai dari cetakan seni terbatas, kaos seni, hingga zine. Melalui sistem kemitraan bagi hasil yang transparan, langkah ritel ini didesain sebagai strategi konkret untuk mendekatkan napas karya seni ke dalam keseharian masyarakat luas sekaligus menyokong kemandirian ekonomi para seniman. 

slide poster 2 by artmeru team

Eksibisi bersama ini menyajikan spektrum estetik yang sangat kaya melalui karya perupa lintas generasi seperti Antoe Budiono, Bagus Priyo, Bambang BP, Gatot Kumaidi, Gatot Pujiarto, Heri Catur Prasetya, Isa Ansory, Lutfi Ardiansyah, Muzeian, Ojite Budi Sutarno, Osyadha Ramadhana, Patricia Thebez, Purnomo Sigit, Rizky Alison, Romy Setiawan, Suwandi Waeng, Toyol Dolanan Nuklir, Victor Syahrul Akbar, Wibi Wardhani, Yawara Oki Rahmawati, Lidos Community, dan Syntetika. Pameran terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat dengan tiket harga tiket masuk Rp.15.000, mengundang publik luas untuk menjadi saksi titik mula poros baru seni rupa Jawa Timur. 

photo documentation by artmeru

Detail Agenda Kegiatan

  • Nama Pameran: Mukadimah (Pameran Perdana Artmeru Gallery)
  • Durasi Pameran: 26 Juni – 26 Agustus 2026 
  • Lokasi Pameran: Artmeru Gallery,Jl. Semeru No.12, Kota Malang,Jawa Timur
  • Kurator Pameran: Helmi Zuhdi 
  • Perupa Terlibat: Antoe Budiono, Bagus Priyo, Bambang BP, Gatot Kumaidi, Gatot Pujiarto, Heri Catur Prasetya, Isa Ansory, Lutfi Ardiansyah, Muzeian, Ojite Budi Sutarno, Osyadha Ramadhana, Patricia Thebez, Purnomo Sigit, Rizky Alison, Romy Setiawan, Suwandi Waeng, Toyol Dolanan Nuklir, Victor Syahrul Akbar, Wibi Wardhani, Yawara Oki Rahmawati, Lidos Community, dan Syntetika. 

Akses & Jam Buka: Ticketing / Terbuka untuk Umum (Pukul 09.00 – 22.00 WIB) 

Tentang Artmeru Gallery

Artmeru Gallery adalah sebuah institusi seni rupa komersial independen yang menempati bangunan bersejarah peninggalan kolonial tahun 1936 di Jalan

Semeru No. 12, Kota Malang. Didirikan dengan visi memfasilitasi pertukaran wacana kritis dan menyediakan ruang pamer murni berskala internasional, Artmeru berkomitmen merawat serta membangun infrastruktur ekosistem budaya yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing global dari wilayah Jawa Timur.

Related posts

Leave a Reply