PLN NPC Raih TOP GRC Awards 2026, Perkuat Tata Kelola Bisnis

PLN NPC Raih TOP GRC Awards 2026, Perkuat Tata Kelola Bisnis

PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) kembali mencatatkan pencapaian di bidang tata kelola perusahaan setelah meraih penghargaan TOP GRC Awards 2026 yang digelar oleh Majalah TopBusiness. Penghargaan ini diberikan atas upaya perusahaan memperkuat Governance, Risk, and Compliance (GRC) dalam pengelolaan bisnis maupun pelaksanaan proyek Engineering, Procurement, and Construction (EPC) ketenagalistrikan.

Tema Keberlanjutan Jadi Sorotan

TOP GRC Awards 2026 mengangkat tema “Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC”, yang menitikberatkan pada integrasi tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan ke dalam strategi serta pengambilan keputusan bisnis. Penilaian tahun ini turut memperhitungkan tingkat kematangan GRC, dampaknya terhadap kinerja bisnis, integrasi lintas fungsi, hingga perbaikan berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, menyampaikan bahwa penguatan GRC menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan usaha di tengah dinamika industri konstruksi ketenagalistrikan yang kompleks. Menurutnya, GRC bukan sekadar instrumen kepatuhan administratif, melainkan panduan utama direksi dalam menilai peluang sekaligus mengendalikan risiko eksekusi proyek EPC.

Ia menambahkan, dengan pengalaman lebih dari dua dekade di sektor EPC ketenagalistrikan, perusahaan menghadapi berbagai tantangan mulai dari pengendalian mutu, waktu, biaya, keselamatan kerja, hingga kepatuhan terhadap regulasi dan ketentuan kontrak. Karena itu, pengelolaan risiko dan pengendalian internal dinilai tak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas proyek dan keberlangsungan bisnis perusahaan.

Pencapaian tahun ini melanjutkan rekam jejak PLN NPC pada ajang serupa sebelumnya. Pada 2025, perusahaan tercatat meraih TOP GRC Awards 2025 kategori #5 STAR serta penghargaan The Most Committed GRC Leader 2025 untuk direktur utamanya saat itu. Ke depan, PLN NPC menyatakan akan terus mengintegrasikan penguatan GRC dengan strategi dan kinerja perusahaan demi mendukung pelaksanaan proyek yang andal dan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Catatan Redaksi. GRC (Governance, Risk, and Compliance) adalah kerangka kerja yang menyatukan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan agar perusahaan tidak menanganinya secara terpisah, sehingga keputusan bisnis bisa mempertimbangkan ketiganya sekaligus. Dalam proyek EPC (Engineering, Procurement, and Construction), satu kontraktor menangani desain teknik, pengadaan barang, hingga konstruksi dalam satu paket, sehingga risiko mutu, biaya, dan jadwal saling terkait dan pengendaliannya perlu terintegrasi dari awal hingga akhir proyek.

Sumber: PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan