STRAWBERRY ST100: Ponsel Keypad 4G yang Bisa YouTube dan TikTok

STRAWBERRY ST100: Ponsel Keypad 4G yang Bisa YouTube dan TikTok
ST100 menampilkan TikTok lewat teknologi berbasis cloud. Foto: STRAWBERRY Indonesia

STRAWBERRY meluncurkan ST100, ponsel keypad berbasis 4G yang ditujukan bagi pengguna yang masih terbiasa memakai ponsel konvensional. Perangkat ini mempertahankan tombol fisik, tetapi sudah mendukung jaringan 4G LTE dan menyediakan akses konten internet seperti YouTube dan TikTok lewat teknologi berbasis cloud.

Peluncuran ini berangkat dari kelompok pengguna yang selama ini jarang disorot industri ponsel. Berdasarkan estimasi Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) pada September 2026, sekitar 29 juta pengguna di Indonesia masih mengandalkan jaringan 2G. Penggunaan ponsel konvensional juga masih ditemukan di berbagai wilayah, termasuk Indonesia bagian timur.

Bacaan Lainnya

Spesifikasi STRAWBERRY ST100

Layar2,4 inci
Baterai2.500 mAh
Pengisian dayaPort USB Type-C
Kartu SIMDual SIM
Jaringan4G LTE
Akses kontenYouTube dan TikTok lewat teknologi berbasis cloud

Harga resmi dan tanggal ketersediaan di pasar Indonesia belum dicantumkan dalam keterangan yang disampaikan STRAWBERRY.

STRAWBERRY ST100 menampilkan YouTube di layar ponsel keypad
Tampilan YouTube di STRAWBERRY ST100. Foto: STRAWBERRY Indonesia

Alasan Menghadirkan Ponsel Keypad di Era Smartphone

Penanggung Jawab STRAWBERRY Indonesia, Theo Kevin, menyampaikan bahwa tidak semua orang membutuhkan smartphone dengan fitur yang semakin kompleks. Menurutnya, Indonesia adalah pasar yang sangat beragam, dan kebutuhan terhadap ponsel keypad tradisional masih tetap ada di berbagai wilayah di luar Pulau Jawa, terutama Indonesia bagian timur.

Theo menyebut sejumlah kelompok pengguna yang menjadi perhatian, antara lain lansia, nelayan, pekerja konstruksi, dan pekerja lapangan. Bagi mereka, kemudahan penggunaan, komunikasi yang praktis, serta daya tahan baterai sering kali lebih penting dibandingkan fitur smartphone yang rumit.

“Kami tidak ingin membawa konsumen kembali ke masa lalu. Sebaliknya, kami ingin menghadirkan produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga semakin banyak masyarakat dapat ikut menikmati perkembangan era digital,” kata Theo.

Ia menggambarkan filosofi produk ini secara singkat: membawa pengalaman ponsel keypad tradisional ke era 4G. ST100 disebut bukan sekadar peningkatan dari 2G ke 4G, melainkan perangkat yang tetap sederhana dan praktis sekaligus membuka akses lebih luas terhadap teknologi komunikasi modern.

“Made for Different” dan Posisi Merek di Indonesia

Theo menjelaskan filosofi merek STRAWBERRY adalah “Made for Different”. Menurutnya, konsumen dari berbagai kelompok usia, profesi, dan gaya hidup memiliki kebutuhan teknologi yang berbeda, dan setiap kebutuhan itu layak mendapat perhatian.

“Kami tidak harus membuat ponsel dengan fitur paling banyak. Yang terpenting adalah menghadirkan ponsel yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan penggunanya,” ujarnya.

Ia menambahkan, STRAWBERRY tidak ingin hanya dikenal sebagai merek penjual ponsel keypad, tetapi sebagai merek yang memahami kebutuhan konsumen lewat desain produk yang praktis, harga terjangkau, serta layanan yang sesuai kebutuhan pasar lokal.

Arti ST100 bagi Peralihan dari 2G ke 4G

Menurut Theo, arti penting ST100 adalah memberikan pilihan yang lebih mudah bagi pengguna ponsel 2G untuk beralih ke teknologi 4G. Indonesia disebutnya sebagai negara kepulauan dengan kondisi geografis, gaya hidup, kemampuan ekonomi, dan kebutuhan komunikasi yang sangat beragam.

“Digitalisasi bukan hanya tentang membuat teknologi semakin canggih, tetapi juga memastikan semakin banyak orang benar-benar dapat memanfaatkannya,” kata Theo.

Ia berharap ST100 tidak hanya menjadi perangkat komunikasi, tetapi juga jembatan bagi sebagian pengguna ponsel tradisional untuk mulai menikmati kehidupan digital.

Empat Fokus STRAWBERRY di Pasar Indonesia

Theo menyatakan Indonesia merupakan pasar utama dalam strategi pengembangan jangka panjang STRAWBERRY. Ke depan, perusahaan menyebut akan berfokus pada empat hal:

  • Inovasi produk. Selain ponsel keypad 4G, perusahaan akan mengeksplorasi generasi baru perangkat komunikasi yang menggabungkan keypad fisik dengan fitur pintar yang dinilai benar-benar bermanfaat.
  • Perluasan jaringan distribusi. STRAWBERRY berencana memperkuat kehadirannya di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, serta berbagai wilayah Indonesia bagian timur melalui kerja sama dengan distributor dan mitra ritel lokal.
  • Peningkatan layanan lokal. Perusahaan menyebut akan terus mendengarkan masukan konsumen, meningkatkan pengalaman penggunaan produk, serta memperkuat layanan purna jual.
  • Peluang mendukung transformasi digital. Seiring meluasnya jaringan 4G, STRAWBERRY berharap dapat menjajaki kerja sama dengan instansi pemerintah dan mitra teknologi untuk mengeksplorasi integrasi perangkatnya dengan layanan pemerintahan digital dan layanan publik yang sesuai untuk perangkat sederhana.

Kehadiran ST100, menurut keterangan perusahaan, bukan bertujuan menggantikan smartphone dengan ponsel keypad, melainkan memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen dengan kebutuhan yang berbeda.

“Masa depan industri ponsel tidak seharusnya hanya memiliki satu pilihan. Teknologi yang benar-benar baik adalah teknologi yang memungkinkan semakin banyak orang menikmati manfaat dari kemajuan tersebut,” kata Theo.

Tentang STRAWBERRY

STRAWBERRY merupakan merek perangkat komunikasi yang berfokus pada pasar Indonesia dengan filosofi “Made for Different”. Merek ini menyatakan komitmennya menghadirkan produk komunikasi yang sederhana, praktis, dan sesuai kebutuhan konsumen dari berbagai kelompok usia, profesi, serta gaya hidup. Melalui inovasi produk dan pengembangan layanan lokal, STRAWBERRY menyebut terus mengeksplorasi pemanfaatan teknologi 4G untuk mendukung akses komunikasi dan layanan digital yang lebih inklusif bagi masyarakat Indonesia.

Sumber: STRAWBERRY Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan