PLN NPC Rayakan 23 Tahun, Bangun PLTS di 6 Pulau Terisolir Jatim

PLN NPC Rayakan 23 Tahun, Bangun PLTS di 6 Pulau Terisolir Jatim

PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) memasuki usia ke-23 tahun dengan rekam jejak pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kawasan dengan tantangan geografis seperti kepulauan terisolir dan medan konstruksi yang sulit.

PLTS di Enam Pulau Terisolir Jawa Timur

Salah satu proyek yang dikerjakan perusahaan adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan total kapasitas 400 kWp di enam titik kepulauan terisolir Jawa Timur, yaitu Pulau Gili Noko, Saebus, Sadulang, Saular, Sepangkur, dan Kemirian. Pembangkit energi bersih ini dibangun untuk mendukung penyediaan listrik di wilayah yang akses terhadap sistem kelistrikan utamanya masih terbatas.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Selain tantangan geografis, pembangunan di wilayah kepulauan juga menghadapi kendala akses lokasi, mobilisasi material, dan pelaksanaan konstruksi, yang menjadi bagian dari pengalaman perusahaan dalam mengerjakan proyek dengan karakteristik lokasi yang beragam.

Jalur Transmisi di Medan Sulit Sumatera

Di sisi transmisi, PLN NPC turut mengerjakan Transmission Line 275 kV Payakumbuh-Garuda Sakti, yang menjadi bagian penting dari backbone sistem kelistrikan Pulau Sumatera. Proyek ini dibangun di tengah tantangan medan dan kondisi geografis sepanjang jalur transmisi, yang menuntut ketepatan rekayasa, metode konstruksi adaptif, serta koordinasi kuat di lapangan.

Direktur Utama PLN NPC, Hendra Fitria, mengatakan bahwa pengalaman menghadapi berbagai karakteristik proyek selama 23 tahun menjadi modal penting bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kapabilitas dan menghadirkan solusi EPC yang andal. Menurutnya, keberhasilan sebuah proyek tidak hanya dilihat dari rampungnya infrastruktur, tetapi juga manfaatnya bagi sistem kelistrikan dan masyarakat.

Memasuki usia ke-23, PLN NPC juga memperluas jangkauan bisnisnya hingga ke proyek luar negeri, termasuk di Malaysia, sekaligus memperkuat posisinya sebagai bagian dari ekosistem EPC ketenagalistrikan PLN Group.

Catatan Redaksi. PLTS mengubah sinar matahari langsung menjadi listrik lewat panel surya, dan kapasitasnya diukur dalam kWp (kilowatt-peak), yakni daya maksimum yang bisa dihasilkan panel dalam kondisi sinar matahari optimal. Pembangkit jenis ini sering jadi pilihan untuk pulau terisolir karena tidak perlu jaringan kabel panjang dari sistem kelistrikan utama, cukup dibangun di lokasi setempat. Sementara itu, EPC adalah singkatan Engineering, Procurement, Construction, model kontrak di mana satu perusahaan menangani desain teknik, pengadaan material, hingga pembangunan fisik proyek secara menyeluruh.

Sumber: PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan