
Dopper Indonesia bersama Blibli mengajak masyarakat mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai melalui kampanye bertajuk Just Refill. Aktivasi ini digelar dalam rangkaian Langkah Membumi Market 2026 yang berlangsung di Grand Indonesia, Jakarta.
Dalam kegiatan tersebut, pengunjung diajak membawa lima botol plastik bekas air minum dalam kemasan untuk dikumpulkan melalui dropbox yang disediakan di lantai 3 mal tersebut. Setelah menyetor botol bekas, pengunjung bisa mendapatkan voucher dari tim Blibli dan melanjutkan aktivitas di booth Dopper di lantai 5, dengan kesempatan memperoleh botol minum Dopper atau keychain sesuai ketersediaan.
Mendorong Kebiasaan Isi Ulang
Sebagai produsen botol minum pakai ulang asal Belanda, Dopper mengusung misi mengurangi ketergantungan masyarakat pada botol plastik sekali pakai. Lewat kampanye Just Refill, perusahaan mendorong kebiasaan membawa botol minum sendiri dan mengisi ulang air dalam aktivitas harian sebagai langkah sederhana menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan.
Sertifikasi Cradle to Cradle Gold
Komitmen keberlanjutan Dopper juga tercermin dari sertifikasi Cradle to Cradle Certified® yang disandang lini produk Dopper Original pada level Gold. Sertifikasi ini menilai produk dari lima aspek, yakni kesehatan material, sirkularitas, perlindungan udara dan iklim, pengelolaan air dan tanah, serta keadilan sosial. Dopper juga tercatat sebagai Certified B Corporation, status yang mencerminkan perhatian perusahaan terhadap aspek sosial, lingkungan, dan tata kelola bisnis.
Melalui kolaborasi dengan Blibli di Langkah Membumi Market 2026, Dopper berharap dapat mendorong perubahan kebiasaan masyarakat secara bertahap, mulai dari membawa botol minum pakai ulang hingga mengurangi konsumsi plastik sekali pakai dalam keseharian.
Catatan Redaksi. Cradle to Cradle Certified adalah sertifikasi pihak ketiga asal Amerika Serikat yang mengevaluasi produk berdasarkan desain yang bisa didaur ulang atau terurai, bukan sekadar bahan yang digunakan. Sementara itu, status B Corporation diberikan kepada perusahaan yang memenuhi standar kinerja sosial dan lingkungan tertentu secara berkala, sehingga berbeda dari sertifikasi produk karena menilai perusahaan secara keseluruhan, termasuk cara mengelola karyawan dan rantai pasok.
Sumber: Dopper Indonesia dan Blibli.





