Trisakti Debut di THE World University Rankings 2027

Trisakti Debut di THE World University Rankings 2027
Ilustrasi (AI)

Universitas Trisakti mencatatkan partisipasi perdananya dalam pemeringkatan universitas dunia yang dirilis Times Higher Education (THE). Dalam THE World University Rankings 2027, Trisakti masuk kelompok peringkat 2.001 ke atas dari total 2.297 universitas yang dinilai dari 118 negara dan wilayah.

Trisakti menjadi satu dari 42 perguruan tinggi Indonesia yang tercatat dalam pemeringkatan edisi ini. Penilaian THE mencakup lima dimensi utama, yaitu pengajaran, lingkungan penelitian, kualitas penelitian, orientasi internasional, dan keterhubungan dengan industri.

Bacaan Lainnya

Skor Tertinggi di Orientasi Internasional

Dari kelima dimensi tersebut, orientasi internasional dan pengajaran menjadi dua aspek dengan skor tertinggi bagi Trisakti, yakni masing-masing 29,8 dan 27,3. Sementara itu, skor keterhubungan dengan industri tercatat 17,5, kualitas penelitian 13,8, dan lingkungan penelitian 11,8. Skor keseluruhan Trisakti berada pada rentang 12,2–20,3.

Rektor Universitas Trisakti, Kadarsah Suryadi, menyebut capaian ini sebagai langkah awal yang membanggakan sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan mutu pendidikan. Ia menegaskan bahwa kemajuan universitas harus terasa langsung dalam pengalaman belajar mahasiswa, kualitas lulusan, dan karya yang bermanfaat bagi masyarakat, sembari tetap memperluas kerja sama internasional tanpa meninggalkan semangat kebangsaan.

Wakil Rektor I Trisakti, Muhammad Burhannudinnur, menambahkan bahwa hasil pemeringkatan ini akan menjadi dasar untuk mempertajam arah pengembangan akademik, termasuk mendorong pembelajaran berbasis proyek, keterlibatan mahasiswa dalam riset, dan kolaborasi dengan dunia industri agar lulusan lebih siap berkarya.

Catatan Redaksi. Peringkat “2.001 ke atas” berarti universitas berada di luar seribuan besar tempat THE memberi nomor urut individual; pada level ini perbedaan skor antar kampus sudah terlalu kecil untuk dibedakan secara presisi, sehingga dikelompokkan dalam satu band. Skor orientasi internasional mengukur proporsi mahasiswa dan dosen asing serta kolaborasi riset lintas negara, sedangkan skor keterhubungan industri melihat seberapa besar pendanaan riset yang berasal dari sektor industri, dan kelima dimensi ini digabung dengan bobot berbeda untuk membentuk skor akhir.

Sumber: Universitas Trisakti.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan