
BINUS University kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) nomor satu di Indonesia dalam Times Higher Education (THE) World University Rankings (WUR) 2027. Dalam pemeringkatan global tersebut, BINUS University menempati kelompok peringkat 1401–1600 dunia.
THE WUR menilai universitas berdasarkan lima indikator utama, yakni Teaching, Research Environment, Research Quality, Industry, dan International Outlook. Pada edisi 2027, BINUS University mencatatkan skor tertinggi pada indikator Industry sebesar 54,7, yang didukung oleh kolaborasi dengan lebih dari 2.200 mitra industri dari berbagai sektor.
Baca juga:
- Mahasiswa BINUS Juara 1 BCC IYREF 2026 dan Raih Best Speaker
- Akreditasi Internasional AACSB & LAMEMBA: Ini Alasan BINUS University Jadi Pilihan Universitas Top di Indonesia
Skor di Indikator Lain
Selain Industry, BINUS University memperoleh skor International Outlook 40,4, Research Quality 34,6, Research Environment 27,2, dan Teaching 23,4. Kelima indikator ini mencerminkan upaya kampus dalam memperkuat kualitas pengajaran, riset, jejaring internasional, serta hubungan dengan dunia kerja.
Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyebut pencapaian ini sebagai hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika. Ia menegaskan pencapaian tersebut menjadi pendorong untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat riset dan inovasi, serta memperluas kontribusi bagi masyarakat.
Pencapaian ini juga bertepatan dengan perjalanan BINUS University yang memasuki usia ke-45 tahun. Sejak berdiri, kampus ini menyebut terus bertransformasi melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi untuk mempersiapkan talenta yang siap menghadapi tantangan global.
Catatan Redaksi. THE World University Rankings menggunakan sistem kelompok atau band untuk universitas di luar 200 besar dunia, karena selisih skor di level ini dianggap terlalu kecil untuk dipisah per nomor urut. Indikator Industry sendiri mengukur pendapatan dan kerja sama riset kampus dengan sektor usaha, yang mencerminkan seberapa besar pengetahuan dari kampus dimanfaatkan dunia kerja, bukan sekadar jumlah mahasiswa atau fasilitas.
Sumber: BINUS University.





