
Harga emas dunia (XAUUSD) diproyeksikan masih menghadapi tekanan jual pada perdagangan pekan depan. Menurut analisis PT. Dupoin Futures Indonesia, pergerakan emas pada grafik harian telah memasuki fase bearish dan tengah membentuk secondary trend, sehingga arah pergerakannya perlu dicermati terutama saat harga mendekati area resistance penting.
Resistance dan Support Jadi Penentu Arah
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menyebut harga emas saat ini tertahan di sekitar resistance pertama pada level 4.357. Selama harga belum mampu menembus dan bertahan di atas zona resistance kuat 4.357-4.403, tekanan bearish dinilai masih berpotensi berlanjut. Sebaliknya, jika XAUUSD gagal menembus area tersebut, harga berpeluang kembali melemah menuju support terdekat di level 4.282. Pola Head and Shoulders yang terbentuk pada grafik harian turut memperkuat sinyal potensi pelemahan tersebut.
Baca juga:
- Prediksi Harga Emas Hari Ini 17 September 2026: Cek Level 4.318
- Prediksi Harga Emas 14 September 2026: XAUUSD Menuju 4.421?
Meski demikian, harga emas dalam beberapa hari terakhir sempat menunjukkan pemulihan, rebound lebih dari 2 persen setelah dolar AS dan yield Treasury bertenor 10 tahun melemah. Penurunan harga minyak turut membantu meredakan kekhawatiran inflasi global sehingga memberi ruang bagi emas untuk menguat sementara.
Sentimen The Fed Masih Membayangi
Secara fundamental, The Federal Reserve baru saja menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dan memberi sinyal masih terbukanya peluang kenaikan lanjutan. Sebanyak 16 dari 18 pembuat kebijakan The Fed memproyeksikan setidaknya satu kenaikan suku bunga tambahan hingga akhir 2026. Kondisi ini berpotensi menopang daya tarik dolar AS dan aset berbasis yield, yang pada gilirannya dapat menekan harga emas.
Dupoin Futures memperkirakan fokus pasar pekan depan akan tertuju pada keseimbangan antara sentimen hawkish The Fed, pergerakan dolar AS, serta yield Treasury. Jika dolar dan yield kembali menguat, tekanan bearish terhadap emas berpotensi membesar. Sebaliknya, pelemahan keduanya dapat memberi ruang bagi XAUUSD untuk mempertahankan rebound-nya.
Sumber: PT. Dupoin Futures Indonesia.





