
Harga emas dunia atau XAUUSD diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan pekan depan setelah berhasil menahan tekanan jual di area support penting. Menurut analisis Geraldo Kofit, analis dari Dupoin Futures, pergerakan harga emas pada grafik mingguan menunjukkan penolakan kuat (rejection) di kisaran 4.383 hingga 4.310, yang membuka peluang kenaikan menuju resistance terdekat di level 4.551 hingga 4.634.
Selama area support tersebut tidak ditembus, skenario bullish untuk emas dinilai masih berlaku. Sebaliknya, jika harga menembus dan bertahan di bawah zona 4.383–4.310, tekanan jual berpotensi meningkat sehingga proyeksi kenaikan perlu dievaluasi ulang.
Baca juga:
- Prediksi Harga Emas XAUUSD Hari Ini: Berpeluang ke Level 4.360
- Harga Bitcoin US$78.000 Hari Ini, Akankah Naik Lagi di September?
Data Tenaga Kerja AS Jadi Sorotan
Selain faktor teknikal, arah harga emas pekan depan turut dipengaruhi oleh data ekonomi Amerika Serikat, terutama indikator pasar tenaga kerja. Data ADP bulan Agustus yang hanya menunjukkan penambahan 38 ribu pekerjaan memicu kekhawatiran perlambatan pasar kerja AS, sekaligus mempengaruhi ekspektasi arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve.
Perhatian pelaku pasar selanjutnya akan tertuju pada laporan Non-Farm Payrolls (NFP). Jika data payrolls, tingkat pengangguran, dan pertumbuhan upah lebih lemah dari perkiraan, ekspektasi pelonggaran kebijakan The Fed berpotensi meningkat dan memberi sentimen positif bagi emas. Sebaliknya, data yang lebih kuat dapat menopang dolar AS dan yield obligasi, sehingga menekan harga XAUUSD.
Faktor Geopolitik AS-Iran
Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di sekitar Selat Hormuz turut menjadi perhatian karena berpotensi mendorong kenaikan harga minyak. Kondisi ini dapat memberi pengaruh ganda: meningkatkan permintaan emas sebagai aset safe haven, namun juga berisiko mendorong inflasi yang memengaruhi ekspektasi kebijakan The Fed. Kombinasi faktor teknikal, data ekonomi, dan sentimen geopolitik inilah yang diperkirakan akan membentuk arah pergerakan emas pekan depan.
Sumber: Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia).





