
Harga emas atau XAUUSD diperkirakan masih bergerak dalam tekanan pada perdagangan Selasa (1/9). Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menilai pergerakan emas pada time frame H4 belum menunjukkan kekuatan yang cukup untuk melanjutkan penguatan setelah harga gagal ditutup di atas resistance 4.464 dan justru membentuk swing high baru.
Berpotensi Turun ke 4.415-4.396
Kegagalan menembus resistance 4.464 dinilai sebagai indikasi bahwa tekanan jual masih kuat. Selama harga belum mampu bertahan di atas level tersebut, Dupoin Futures melihat peluang koreksi masih terbuka, dengan target penurunan ke area support 4.415 hingga 4.396. Respons harga di kisaran tersebut akan menentukan apakah XAUUSD berpeluang rebound atau justru melanjutkan pelemahan.
Baca juga:
- Prediksi Harga Emas XAUUSD Hari Ini: Berpeluang ke Level 4.360
- Harga Bitcoin US$78.000 Hari Ini, Akankah Naik Lagi di September?
Faktor The Fed dan Dolar AS
Di luar faktor teknikal, pasar masih mencermati arah kebijakan Federal Reserve setelah komentar hawkish Kevin Warsh dalam forum Jackson Hole. Pernyataan tersebut membuat investor kembali memperhitungkan kemungkinan perubahan suku bunga pada September. Kenaikan US Treasury Yield dan penguatan dolar AS yang mungkin menyertainya berpotensi menambah tekanan terhadap emas, karena logam mulia ini tidak memberikan imbal hasil dan menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Ketegangan Geopolitik Jadi Penahan
Meski demikian, Dupoin Futures mencatat eskalasi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran berpotensi meningkatkan permintaan aset safe haven, termasuk emas. Kondisi ini bisa menahan laju penurunan XAUUSD meskipun secara teknikal harga masih tertekan. Pelaku pasar juga diimbau mencermati rilis data ekonomi AS berikutnya, karena data yang kuat cenderung memperkuat ekspektasi suku bunga tinggi dan menekan harga emas, sementara data yang lemah bisa berdampak sebaliknya.
Sumber: PT. Dupoin Futures Indonesia.





