
Merencanakan dana pensiun kerap ditunda karena dianggap masih jauh, padahal semakin cepat seseorang menentukan target usia berhenti bekerja, semakin mudah pula menyusun persiapan keuangannya. Menurut PT Bank Neo Commerce Tbk, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menetapkan angka usia pensiun yang realistis sesuai kondisi pekerjaan dan kebutuhan hidup masing-masing individu.
Menentukan Target Usia dan Kebutuhan
Setelah menetapkan target, misalnya seseorang berusia 30 tahun ingin pensiun di usia 55 tahun, maka tersedia rentang waktu 25 tahun untuk mempersiapkan dana. Selanjutnya, kebutuhan hidup setelah pensiun juga perlu diperkirakan, mulai dari tempat tinggal, kesehatan, transportasi, hingga gaya hidup yang diinginkan seperti bepergian atau menjalankan hobi tertentu.
Kebiasaan Menabung yang Disarankan
Untuk mempercepat terkumpulnya dana, ada beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan: menyisihkan nominal tetap setiap menerima penghasilan, memisahkan rekening tabungan dari uang untuk kebutuhan harian, serta membagi tabungan berdasarkan tujuan spesifik seperti dana pensiun, dana pendidikan, atau dana rumah. Pendekatan ini membuat proses menabung terasa lebih terarah dibanding sekadar menyisihkan sisa penghasilan.
Manfaatkan Layanan Tabungan Digital
Perkembangan layanan perbankan digital turut mempermudah proses menabung. Salah satu produk yang bisa dimanfaatkan adalah Tabungan NOW dari neobank milik PT Bank Neo Commerce Tbk, yang menawarkan bunga harian tanpa biaya administrasi sesuai ketentuan yang berlaku. Nasabah tetap disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta memperhatikan batas bunga penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang berlaku hingga 30 September 2026 sebesar 3,75 persen per tahun.
Pada akhirnya, target pensiun tidak harus langsung berupa angka besar, melainkan dimulai dari kebiasaan menabung yang konsisten dan dievaluasi secara berkala seiring perubahan penghasilan dan kebutuhan hidup.
Sumber: PT Bank Neo Commerce Tbk.





