
Memulai usaha tidak selalu membutuhkan modal besar. Bagi pemula, kreativitas bisa menjadi modal utama untuk menemukan peluang yang sesuai dengan kebutuhan pasar. Ada jenis usaha yang memang butuh modal besar, namun banyak juga yang bisa dimulai dari keterampilan, ide, dan kejelian melihat peluang.
Tujuh Ide Usaha untuk Pemula
Beberapa ide usaha kreatif yang bisa dipertimbangkan antara lain jasa hampers dan gift box untuk berbagai momen, jasa custom merchandise seperti kaus dan tumbler, hingga bisnis makanan-minuman dengan konsep unik yang dipasarkan lewat media sosial. Selain itu, ada peluang jasa pembuatan konten untuk UMKM, penjualan produk digital seperti template dan e-book, jasa titip atau personal shopper, serta usaha yang dikembangkan dari hobi seperti merangkai bunga, menjahit, atau fotografi.
Sebagian besar ide usaha ini dapat dimulai dengan sistem pre-order sehingga risiko menumpuk stok bisa ditekan, terutama bagi pelaku usaha yang baru merintis dengan modal terbatas.
Modal atau Kreativitas?
Modal dan kreativitas memiliki peran yang berbeda dalam membangun usaha. Modal membantu memenuhi kebutuhan operasional, sementara kreativitas membantu menemukan ide, membedakan produk, dan menjangkau pelanggan dengan cara baru. Bagi pemula, kreativitas dapat menjadi jalan untuk memulai usaha dengan sumber daya terbatas, namun begitu usaha berjalan, pengelolaan modal dan arus kas menjadi semakin penting.
Salah satu langkah awal yang disarankan adalah memisahkan keuangan pribadi dari transaksi bisnis melalui rekening usaha, yang memudahkan pelaku usaha memantau kas masuk dan keluar. Sebagai salah satu opsi, layanan Neo Bisnis dari Bank Neo Commerce menawarkan fitur QRIS merchant, pencatatan transaksi otomatis, serta pencairan dana hasil transaksi hingga tiga kali sehari termasuk saat akhir pekan dan hari libur nasional.
Catatan Redaksi. QRIS merchant memungkinkan satu kode QR menerima pembayaran dari berbagai aplikasi dompet digital dan mobile banking, karena standarnya ditetapkan Bank Indonesia agar seluruh penyedia pembayaran saling terhubung. Sistem pre-order sendiri berarti barang baru diproduksi setelah pembeli membayar di muka, sehingga pelaku usaha tidak perlu menyetok barang lebih dulu dan modal tidak tertahan pada persediaan yang belum tentu laku.
Sumber: PT Bank Neo Commerce Tbk.





