7 Cara Atur Jadwal Bayar Tagihan Rumah Tangga Tiap Bulan

7 Cara Atur Jadwal Bayar Tagihan Rumah Tangga Tiap Bulan
Ilustrasi (AI)

Beragam tagihan bulanan seperti listrik, air, internet, hingga kartu kredit sering memiliki tanggal jatuh tempo yang berbeda-beda. Jika tidak dicatat dengan rapi, kondisi ini bisa membuat pengeluaran rumah tangga terasa lebih berat dan berisiko membuat pembayaran terlambat.

Catat dan Kelompokkan Berdasarkan Tanggal Jatuh Tempo

Langkah awal yang disarankan adalah mendata seluruh tagihan lengkap dengan nominal dan tanggal pembayarannya, mulai dari listrik, air, internet, telepon, kartu kredit, iuran lingkungan, hingga langganan digital. Setelah terdata, tagihan bisa dikelompokkan misalnya sesuai rentang tanggal 1-10, 11-20, dan 21 hingga akhir bulan agar lebih mudah dipantau.

Bacaan Lainnya

Pisahkan Dana dan Prioritaskan Tagihan

Begitu menerima penghasilan, dana untuk kebutuhan rutin sebaiknya segera dipisahkan agar tidak terpakai untuk keperluan lain. Tagihan yang jatuh temponya lebih dulu, termasuk tagihan kartu kredit yang nominalnya bisa berubah tiap bulan mengikuti transaksi, perlu mendapat perhatian khusus agar tidak sampai lewat batas waktu.

Manfaatkan Pengingat dan Satu Kanal Pembayaran

Pengingat di kalender digital atau ponsel, misalnya beberapa hari sebelum jatuh tempo, dapat membantu menyiapkan dana lebih awal. Membayar melalui satu kanal yang sama secara rutin, seperti fitur PPOB pada aplikasi perbankan digital, juga disebut dapat mempermudah pemantauan pengeluaran dibanding menggunakan banyak aplikasi berbeda.

Dengan pola sederhana, mulai dari mengecek tagihan di awal bulan, menyisihkan dana usai gajian, meninjau ulang nominal menjelang jatuh tempo, hingga menyimpan bukti pembayaran, pengelolaan tagihan rumah tangga bisa menjadi bagian dari rutinitas bulanan yang lebih teratur.

Catatan Redaksi. PPOB atau Payment Point Online Bank adalah layanan yang memungkinkan pembayaran berbagai tagihan, dari listrik, air, hingga langganan digital, dilakukan lewat satu aplikasi yang terhubung ke sistem penyedia jasa secara daring. Karena semua transaksi tercatat di satu tempat, riwayat pembayaran lebih mudah ditelusuri ketimbang berpindah-pindah aplikasi untuk tiap jenis tagihan. Artikel ini bersumber dari siaran pers PT Bank Neo Commerce Tbk, penyedia layanan perbankan digital dengan fitur PPOB yang disebut dalam artikel.

Sumber: PT Bank Neo Commerce Tbk.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan