Pemerintah di Minta Turun Tangan untuk Bangkitkan Ekraf di Bantul

Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar berkunjung ke Kampung Batik Giriloyo untuk menyerap aspirasi dari para perajin batik di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurutnya ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk membangkitkan sentra ekonomi kreatif (ekraf) seperti Kampung Batik Giriloyo ini. Sehingga pemerintah perlu turun tangan untuk membangkitkan kampung batik tersebut.

“Pertama, pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jalan yang menuju lokasi kampung batik. Tidak perlu pandang bulu apakah itu jalan kabupaten, jalan provinsi atau jalan negara, terutama pemerintah pusat hendaknya turun tangan mengatasi infrastruktur yang menuju lokasi ini,” tegas Gus Muhaimin di sela-sela berkunjung ke Kampung Batik Giriloyo di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, Minggu (23/1/2022).

Kemudian, Gus Muhaimin melanjutkan, yang kedua ialah promosi yang menuntut semuanya harus bergerak bersama-sama baik pemerintah pusat, daerah maupun sentra-sentra. “Pemerintah punya kekuatan (anggaran). Kalau (biaya) promosi dibebankan pada perajin dan sentra-sentra saya kira agak lamban karena suasananya masih sulit,” tambah legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Timur VIII itu.

Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra) itu melanjutkan, yang ketiga ialah terkait dengan produksi yaitu permodalan instan. Karena pasca-pandemi UMKM sudah lama berhenti selama dua tahun, maka harus ada dukungan permodalan kembali. “Nah tiga hal ini saya dorong dan saya dukung melalui DPR RI melalui APBN dan melalui revisi anggaran yang kita siapkan. Yang penting tiga hal itu, infrastruktur, promosi dan permodalan ini harus dilakukan,” pesan Gus Muhaimin. (cas/sf)