Huawei Perkuat Masa Depan Digital Inklusif Indonesia melalui CSR Qurban 2026

Huawei Perkuat Masa Depan Digital Inklusif Indonesia melalui CSR Qurban 2026
Huawei

Jakarta, 26 Mei 2026 – Dalam rangka memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan sosial dan transformasi digital nasional, Huawei Indonesia kembali menggelar program Huawei I Do Care – CSR Qurban 2026 dengan menyalurkan 15 ekor sapi dan 60 ekor kambing kepada 15 masjid di berbagai wilayah Indonesia. Memasuki tahun kedelapan pelaksanaannya, inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Huawei dalam mendukung masyarakat Indonesia melalui semangat kepedulian, gotong royong, dan inovasi yang inklusif.

Mengusung tema “Berbagi Kebahagiaan, Qurban untuk Indonesia”, Huawei menegaskan keyakinannya bahwa kemajuan teknologi harus berjalan beriringan dengan nilai kemanusiaan dan pemerataan manfaat bagi seluruh masyarakat. Sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045 dan perkembangan era kecerdasan artifisial (AI), Huawei mendorong penguatan fondasi digital nasional melalui pengembangan talenta digital, konektivitas, dan inovasi yang inklusif.

Read More

Dalam sambutannya, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., Menteri Agama Republik Indonesia, mengatakan, “Kegiatan Huawei ini bukan sekadar seremoni saja melainkan titik temu antara ketaatan spiritual, tanggung jawab sosial, dan lompatan visi teknologi masa depan. Kita berkumpul dan bersinergi mendistribusikan kebahagiaan sekaligus memikirkan arah peradaban bangsa di era teknologi.”

Pada kesempatan yang sama, Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, menyatakan apresiasi kepada Huawei atas komitmen dan program nyata dalam semangat kedermawanan dan solidaritas pada kegiatan ini.

“Kemajuan teknologi yang pesat terutama kecerdasan buatan harus dapat mendukung transformasi digital yang inklusif dan mengatasi kesenjagan digital agar setiap orang dapat memanfaatkan berbagai peluang ekonomi dan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Dr. Mariman Darto S.E., M.Si. menilai inisiatif Huawei sebagai kontribusi besar dalam memperkuat fondasi digital Indonesia. Menurutnya, dukungan terhadap konektivitas dan digitalisasi pendidikan hingga ke wilayah terpencil menjadi langkah penting dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi era transformasi digital.

Xin Dajiang, Chairman of Board, Huawei Indonesia, mengatakan, “Huawei tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah, universitas, mitra industri, dan komunitas lokal untuk mendukung transformasi digital, terutama melalui pembangunan konektivitas dan kecerdasan untuk semua orang di Indonesia. Komitmen kami tetap jelas: Di Indonesia, Untuk Indonesia, Oleh Orang Indonesia. Hari ini, kami merayakan Huawei CSR Qurban 2026. Lebih dari itu, melalui sinergi hari ini dengan komunitas, kami memperkuat fondasi untuk Indonesia yang lebih terhubung, cerdas, dan inklusif.”

Pada kesempatan tersebut, Huawei melakukan penyerahan simbolis hewan qurban yang disiarkan secara langsung dari sejumlah kota di Indonesia, termasuk Makassar, Kudus, Bandung, dan Medan, sebagai bagian dari distribusi bantuan qurban ke berbagai wilayah. Hadir juga untuk menyaksikan acara tersebut adalah para pemimpin dari organisasi Muslim, Prof. Hilman Latief, MA., Ph.D, bendahara PP Muhammadiyah, dan Dr. Sidrotun Naim, Wakil Sekretaris Jenderal PB Nahdlatul Ulama.

Dalam rangkaian Huawei I Do Care – CSR Qurban 2026, Huawei juga menyelenggarakan diskusi panel Executive InspiraTalk 2026 bertema “Berinovasi di Era Kecerdasan Buatan” yang dihadiri oleh mahasiswa dan pelajar dari sejumlah institusi pendidikan di Jakarta.

Diskusi ini menghadirkan panelis Abdul Rouf, S.Fil.I., M.Kesos. dari Kementerian Agama RI, Taufik Arianto, S.ST., M.Kom. dari BSSN RI, Hendra Suryakusuma dari IDPRO, serta Mohamad Rosidi dari Huawei Indonesia, dengan moderator Nisyanti Yahya, Social Media Specialist di Dexa Group.

Para pembicara membahas transformasi AI dan teknologi data dalam tata kelola, keamanan siber, serta infrastruktur digital, sekaligus menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong inovasi yang inklusif dan bertanggung jawab di era kecerdasan buatan.

Melalui kolaborasi bersama pemerintah, organisasi masyarakat, institusi pendidikan, dan pelaku industri, Huawei berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat kesiapan Indonesia memasuki era All Intelligence serta mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Related posts

Leave a Reply