Kementerian PUPR Ajak Masyarakat Tinggal Di Rusunawa

0 33

MAGELANG – Kementerian PUPR mengajak masyarakat untuk menempati rumah susun sewa (Rusunawa) yang telah dibangun di sejumlah kota besar di Indonesia. Adanya fasilitas yang lengkap di Rusunawa seperti furnitur serta saluran air bersih dan listrik yang baik diharapkan membuat masyarakat bisa tinggal dengan nyaman dan layak huni.

“Rusunawa yang dibangun oleh Kementerian PUPR saat ini kualitasnya sudah seperti apartemen. Kami harap masyarakat bisa menghuni Rusunawa yang kami bangun karena fasilitasnya sudah lengkap,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid usai melakukan Ground Breaking Rusunawa untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kota Magelang, Rabu (16/5/2018).

Tampak hadir pada kegiatan tersebut Anggota Komisi V DPR RI Soedjadi, Walikota Magelang Sigit Widyonindito, Direktur Rusun Kuswardono serta puluhan Camat dari wilayah Kota Magelang, Kabupaten Magelang dan Kabupaten Temanggung. Selain melakukan Ground Breaking Rusunawa, Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah khusus di Kota Magelang dan menyerahkan secara simbolis Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada para Camat di wilayah Magelang dan Temanggung.

Khalawi menambahkan, pihaknya tidak main-main dalam membangun Rusunawa. Kualitas bangunan mulai dari perencanaan hingga proses finishing serta kelengkapan meubelair benar – benar dilaksanakan dengan baik.

“Kualitas Rusunawa yang dibangun pada era pemerintahan Presiden Joko Widodo sangat baik dan fasilitasnya sudah seperti di Apartemen. Saya harap masyarakat jangan malu untuk tinggal di Rusunawa. Fasilitasnya sekarang sudah lengkap dan nyaman,” tandasnya.

Rusunawa yang dibangun Kementerian PUPR, kata Khalawi, kini sudah dilengkapi meubelair seperti tempat tidur, lemari pakaian, meja dan kursi tamu, dapur. Masyarakat tinggal masuk dan tinggal di Rusunawa.

“Biaya sewa untuk tinggal di Rusunawa juga murah dan terjangkau. Pembangunan Rusunawa juga merupakan upaya percepatan pemerintah untuk menyediakan rumah dan mengurangi backlog perumahan,” terangnya.

Sebagai informasi, pada tahun ini Kementerian PUPR akan membangun sekitar 310 tower Rusunawa dengan jumlah unit Rusun sekitar 15.000. Tipe Rusunawa yang dibangun ada dua yakni tipe 36 untuk Rusun Keluarga dan Tipe 24 untuk Rusun Lajang. Rusunawa tersebut diperuntukkan bukan hanya bagi MBR tapi juga ASN, mahasiswa, serta para santri di pondok pesantren.

Rusunawa yang saat ini di Ground Breaking berlokasi di Kelurahan Wates dan dibangun satu tower 4 lantai dengan unit hunian sebanyak 58 unit. Lokasi pembangunannya berada di tanah milik Pemkot Magelang. Berdasarkan data yang ada, Kementerian PUPR telah membangun sebanyak 4 Rusun di Kabupaten Magelang, 5 Rusun di Kabupaten Temanggung dan 3 Rusun di Kota Magelang. Sebanyak 50 Rusus juga akan dibangun di Desa Wates Kacamatan Magelang Utara.

Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI Soedjadi sangat mendukung pembangunan Rusunawa yang dilaksanakan oleh Kementerian PUPR bagi masyarakat di Kota Magelang. Adanya Rusunawa diharapkan bisa menjadi alternatif hunian bagi masyarakat mengingat keterbatasan lahan di kawasan perkotaan.

“Pada era Presiden Joko Widodo ini masalah perumahan untuk masyarakat benar-benar diperhatikan. Selain Rusun, pemerintah juga memberikan bantuan Rumah Khusus dan Bedah Rumah bagi masyarakat kurang mampu,” terangnya.

Dirinya menuturkan, Presiden Jokowi juga telah meresmikan beberapa Rusunawa di wilayah Magelang ini. Tak hanya itu, pembangunan rumah bagi masyarakat juga dilaksanakan mulai dari daerah pinggiran sehingga pembangunannya lebih merata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Walikota Magelang Sigit W menuturkan,  bantuan Rusunawa, Rumah Khusus dan BSPS sangat dibutuhkan Pemda untuk menyediakan rumah bagi masyarakat. “Kami siap mendukung baik dari sisi penyediaan lahan, perizinan dan pendataan masyarakat yang akan menempati Rusunawa. Semoga pembangunan Rusunawa ini bisa cepat selesai dibangun sesuai rencana,” katanya.

English English Indonesian Indonesian