DJI AP100, Parasut Pengaman Khusus DJI Matrice 400 Masuk RI

DJI AP100, Parasut Pengaman Khusus DJI Matrice 400 Masuk RI
Ilustrasi (AI)

Sistem parasut keselamatan DJI AP100 kini tersedia di pasar Indonesia sebagai perangkat pelengkap khusus untuk drone DJI Matrice 400. Berbeda dari sistem keselamatan bawaan, perangkat ini bekerja secara independen dari drone sehingga tetap dapat berfungsi meskipun terjadi gangguan pada sistem utama pesawat tanpa awak tersebut.

Mekanisme Kerja Berlapis

Saat drone mengalami anomali di udara, DJI AP100 lebih dulu memutus daya motor dan menghentikan putaran rotor dalam waktu kurang dari 600 milidetik. Baru setelah rotor benar-benar berhenti, parasut dilontarkan. Urutan ini dirancang untuk mencegah tali parasut tersangkut pada baling-baling yang masih berputar, sebuah risiko yang kerap menjadi perhatian utama pada sistem parasut drone.

Bacaan Lainnya

Spesifikasi Teknis

Perangkat seberat 935 gram ini mampu menjaga kecepatan turun drone di bawah 5 meter per detik, dengan ketinggian pelontaran minimum 30 meter. DJI AP100 memiliki rating ketahanan cuaca IP55, dapat beroperasi pada suhu -20 hingga 50 derajat Celsius, serta dilengkapi daya cadangan dari dual capacitor yang sanggup bertahan mandiri hingga satu jam. Karena bersifat sekali pakai, parasut perlu diganti setiap kali terlontar, dengan pembaruan berkala disarankan setiap tiga tahun.

Pemasangan DJI AP100 tidak mengubah bobot lepas landas maksimum DJI Matrice 400 yang tetap di angka 15,8 kg, meski turut mengurangi waktu terbang sekitar enam menit. Status perangkat dapat dipantau langsung melalui aplikasi DJI Pilot 2.

Relevansi untuk Operasi di Indonesia

Kehadiran DJI AP100 dinilai relevan untuk tiga skenario utama, yakni inspeksi aset di fasilitas yang masih beroperasi aktif, kegiatan survei dan pemetaan di area yang dilalui pekerja, serta pengawasan keamanan di atas kawasan padat penduduk. Pada ketiga situasi tersebut, keselamatan orang di darat menjadi pertimbangan utama sebelum izin terbang diberikan.

Catatan Redaksi. Rating IP55 berarti perangkat tahan debu dan percikan air dari segala arah, standar umum untuk alat lapangan, bukan jaminan tahan bila terendam air. Penggunaan kapasitor sebagai daya cadangan lazim pada sistem keselamatan semacam ini karena kapasitor tak mudah menurun kapasitasnya saat disimpan lama dan bisa melepas energi secara instan, sehingga parasut tetap bisa terpicu walau daya utama drone gagal.

Sumber: Halo Robotics.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan