
Perusahaan teknologi Halo Robotics memperkenalkan MetScan V1, sistem pemindai metana berbasis drone yang ditujukan untuk industri minyak dan gas di Indonesia. Alat ini dirancang untuk mendeteksi kebocoran gas dari jarak aman, sehingga petugas tidak perlu berada dekat sumber potensi bahaya.
Teknologi Open-Path TDLAS
MetScan V1 menggunakan teknologi open-path TDLAS (Tunable Diode Laser Absorption Spectroscopy) untuk mengukur konsentrasi metana di udara. Hasil pengukuran kemudian diolah menjadi peta sebaran metana yang dapat ditindaklanjuti oleh operator lapangan. Perangkat ini juga dilengkapi fitur Sector Scan otomatis yang memungkinkan pemindaian area secara sistematis.
Menurut Halo Robotics, pendekatan berbasis pengukuran ini dapat mendukung pelaporan emisi yang lebih akuntabel, termasuk untuk memenuhi standar internasional seperti OGMP 2.0 (Oil and Gas Methane Partnership).
Cakupan Penerapan
MetScan V1 ditujukan untuk berbagai fasilitas, mulai dari lokasi produksi, kilang, terminal LNG, hingga jaringan pipa. Deteksi dini kebocoran metana melalui alat ini diklaim dapat membantu menekan kehilangan produk sekaligus mendukung kepatuhan perusahaan terhadap regulasi lingkungan.
Halo Robotics menyatakan bahwa MetScan V1 sudah tersedia di pasar Indonesia, lengkap dengan dukungan unit, pelatihan, dan layanan purna jual di dalam negeri.
Sumber: Halo Robotics.





