Harga Emas Berpotensi Lanjutkan Penguatan ke Level 4.354

Harga Emas Berpotensi Lanjutkan Penguatan ke Level 4.354
Ilustrasi (AI)

Harga emas (XAUUSD) diperkirakan masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Kamis (6/8). Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menyebut sejumlah sinyal teknikal pada grafik harian menunjukkan dominasi tekanan beli yang solid setelah harga berhasil keluar dari fase konsolidasi.

Sinyal Teknikal Menguat

Menurut analisis tersebut, harga emas berhasil breakout dari pola Bullish Pennant yang merupakan pola kelanjutan tren, sekaligus mengonfirmasi pola Double Bottom. Kombinasi kedua pola ini dinilai memperkuat peluang harga melanjutkan kenaikan menuju area resistance 4.354, dengan target lanjutan di 4.483 apabila level tersebut berhasil ditembus dengan dukungan volume transaksi yang memadai.

Bacaan Lainnya

Meski proyeksi teknikal cenderung positif, Dupoin Futures mengingatkan potensi aksi ambil untung setelah kenaikan yang agresif, sehingga investor disarankan tetap memperhatikan level resistance sebagai area evaluasi kekuatan tren.

Faktor Fundamental yang Membayangi

Dari sisi fundamental, pergerakan emas pada sesi Asia diperkirakan bergerak mixed. Perkembangan negosiasi Amerika Serikat dan Iran yang dinilai cukup positif berpotensi menekan permintaan aset safe haven seperti emas. Di sisi lain, pelemahan dolar AS yang bertahan dekat level terendah beberapa pekan terakhir masih menjadi penopang harga emas karena membuatnya lebih murah bagi pemegang mata uang lain.

Arah kebijakan suku bunga Federal Reserve turut menjadi faktor penentu. Sinyal pelonggaran moneter berpotensi menekan dolar dan membuka ruang penguatan emas, sementara data ekonomi AS yang kuat dapat membatasi kenaikan karena investor cenderung beralih ke aset berbasis dolar.

Catatan Redaksi. Bullish Pennant dan Double Bottom adalah pola pergerakan harga yang dibaca analis teknikal dari grafik untuk memperkirakan arah tren selanjutnya, bukan angka pasti. Level resistance seperti 4.354 adalah titik harga yang secara historis sering menahan kenaikan, sehingga penembusannya dianggap sinyal penguatan lanjutan. Sementara itu, safe haven merujuk pada aset yang diburu investor saat ketidakpastian geopolitik atau ekonomi meningkat, karena dianggap mempertahankan nilai lebih baik dibanding aset berisiko lain.

Sumber: Dupoin Futures (PT. Dupoin Futures Indonesia).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan