Bank DBS Indonesia Siapkan Karyawan Hadapi Era AI lewat iGrow-iCoach

Bank DBS Indonesia Siapkan Karyawan Hadapi Era AI lewat iGrow-iCoach

PT Bank DBS Indonesia memperkuat kesiapan karyawannya menghadapi perubahan dunia kerja akibat kecerdasan buatan (AI) melalui dua perangkat pengembangan karier berbasis AI, iGrow dan iCoach. Sejak diluncurkan, hampir 80% karyawan Bank DBS Indonesia telah bergabung di iGrow untuk menjajaki pilihan karier, mengidentifikasi kesenjangan kompetensi, dan menemukan peluang pengembangan yang relevan, sementara iCoach menyediakan coaching personal untuk mendukung perencanaan karier.

Komitmen ini juga diwujudkan lewat program Live Fulfilled Festival, di mana karyawan menjajal perangkat AI praktis serta mengikuti pengalaman interaktif seputar pengembangan keterampilan, karier, dan kesejahteraan. Untuk menyiapkan talenta muda, perseroan juga membuka 10 kursi program Management Associate pada tahun ini.

Bacaan Lainnya

Baca juga:

Director of Human Resources Bank DBS Indonesia, Aries NP Sunu, mengatakan transformasi AI bukan sekadar perubahan teknologi, melainkan perubahan cara kerja dan cara menciptakan nilai. “Prioritas kami adalah memastikan karyawan tidak hanya mampu beradaptasi dengan perubahan, tetapi juga memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan perangkat yang tepat untuk berkembang bersama teknologi,” ujarnya.

Dukungan Penasihat Karier dan Kemitraan dengan IBF

Di tingkat grup, DBS meluncurkan Career Advisory Service yang memadukan iGrow dan iCoach dengan pendampingan dari lebih dari 100 Career Advisor internal di enam pasar utama DBS. Selain itu, DBS menandatangani Nota Kesepahaman dengan Institute of Banking and Finance Singapore (IBF) untuk meningkatkan, mengembangkan, dan membangun kapabilitas tenaga kerja sektor jasa keuangan menghadapi era AI, mencakup pembekalan kompetensi dasar AI, program reskilling untuk peran yang berubah, serta jalur talenta muda lewat Young Talent Programme for AI in Finance.

Head of Group Human Resources DBS, Lee Yan Hong, menyebut AI sebagai penguat kemampuan kognitif yang mengotomatisasi tugas repetitif sehingga karyawan memiliki lebih banyak waktu untuk berpikir kritis dan membangun hubungan. Langkah ini melengkapi sejumlah pengakuan internasional yang diraih DBS, termasuk penghargaan World’s Best AI Bank 2025 dari Global Finance.

Catatan Redaksi. iGrow dan iCoach adalah contoh tren penggunaan AI untuk pengembangan karier internal, bukan untuk otomatisasi pekerjaan, yakni memetakan kesenjangan kompetensi karyawan lalu mencocokkannya dengan pelatihan atau pendampingan yang relevan. Pendekatan reskilling semacam ini jadi lazim di sektor keuangan karena otomatisasi AI biasanya menggantikan tugas rutin, bukan peran secara keseluruhan, sehingga perusahaan perlu menyiapkan karyawan untuk peran baru yang lebih menuntut analisis dan interaksi manusia.

Sumber: Bank DBS Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan