
Maxim resmi meluncurkan layanan BikeXL di Jakarta, sebuah varian baru dari layanan ojek motor berbasis aplikasi yang menyasar penumpang yang menginginkan kenyamanan ekstra. Berbeda dari layanan reguler, BikeXL menggunakan sepeda motor berdimensi besar sehingga penumpang mendapat ruang duduk lebih lebar, area kaki lebih lega, dan suspensi yang lebih stabil selama perjalanan.
Layanan ini terutama ditujukan bagi penumpang yang menempuh perjalanan jarak jauh atau membawa barang bawaan tambahan. Armada yang digunakan antara lain Honda Forza, Honda PCX, Honda ADV, Honda Vario 160, Yamaha NMAX, Yamaha XMAX, Yamaha Aerox, Yamaha Lexi 155, Polytron Fox S, Polytron Fox R, Polytron Fox 350, dan Suzuki Burgman.
Head of Subdivision Maxim Jakarta, Muhammad Richie Rafsanjani, mengatakan pihaknya ingin memberi lebih banyak pilihan kepada penumpang sesuai kebutuhan perjalanan. Menurutnya, BikeXL memungkinkan penumpang memilih motor dengan ruang lebih luas dan kenyamanan lebih baik, terutama untuk perjalanan yang cukup jauh.
Serentak di 23 Kota Lain
Peluncuran di Jakarta ditandai dengan order perdana dari Puskesmas Duren Sawit menuju Jalan Bumi Raya II, menggunakan Yamaha Aerox 155 berwarna merah. Selain Jakarta, BikeXL juga hadir serentak di 23 kota lain, di antaranya Bandung, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang, Yogyakarta, Semarang, Malang, Denpasar, Padang, Pekanbaru, Balikpapan, Samarinda, dan Jayapura.
Dari sisi tarif, Maxim menerapkan penyesuaian antara BikeXL dengan layanan Bike dan Bike Hemat, mengingat perbedaan karakteristik kendaraan termasuk kebutuhan bahan bakar yang lebih besar. Bersamaan dengan ekspansi ini, Maxim juga membuka pendaftaran bagi mitra pengemudi baru yang memiliki kendaraan sesuai kriteria, melalui aplikasi Taxsee Driver atau situs resmi perusahaan.
Catatan Redaksi. Pembedaan layanan seperti BikeXL ini lazim dalam bisnis ride-hailing, yakni memecah layanan ojek menjadi beberapa tingkat berdasarkan jenis kendaraan agar tarif bisa disesuaikan dengan biaya operasional yang berbeda. Motor berdimensi besar seperti NMAX atau PCX umumnya mengonsumsi bahan bakar lebih banyak dan punya biaya perawatan lebih tinggi dibanding motor matic standar, sehingga wajar jika tarifnya dipatok berbeda dari layanan Bike biasa.
Sumber: Maxim Indonesia.





