Modal dan Syarat Buka Agen BRILink 2026: Apa Saja?

Modal dan Syarat Buka Agen BRILink 2026: Apa Saja?
Ilustrasi (AI)

Modal utama untuk membuka Agen BRILink adalah setoran uang jaminan sebesar Rp3 juta yang khusus berlaku untuk agen pengguna mesin EDC, menurut situs resmi BRI (linkumkm.bri.co.id) dan dikonfirmasi oleh Kompas.com per Juli 2025. Syarat utamanya: calon agen harus WNI perorangan atau instansi non-badan hukum dengan usaha yang sudah berjalan minimal 2 tahun, memiliki rekening tabungan berkartu di BRI, serta mengantongi Surat Keterangan Usaha (SKU) minimal dari RT/RW atau pemerintah desa. Bagi yang memilih skema BRILink Mobile tanpa mesin EDC, modal utamanya bukan uang jaminan tersebut, melainkan ponsel Android minimal OS 4.4 (KitKat) dan koneksi internet, sebagaimana disebutkan situs resmi BRI dan Detik.com per Desember 2021.

Syarat Resmi Jadi Agen BRILink dari BRI

Menurut situs resmi BRI (linkumkm.bri.co.id) dan IDX Channel per Februari 2025, berikut syarat yang harus dipenuhi calon Agen BRILink:

Bacaan Lainnya

Baca juga:

  • WNI perorangan atau instansi non-badan hukum, dengan sumber penghasilan dari kegiatan usaha minimal 2 tahun.
  • Memiliki rekening simpanan berkartu (tabungan) aktif di Bank BRI.
  • Memiliki Surat Keterangan Usaha (SKU), minimal dari tingkat RT/RW atau desa, atau SK pengangkatan pegawai tetap/SK pensiunan bagi perorangan.
  • Tidak sedang menjadi agen bank lain penyelenggara program Laku Pandai.
  • Untuk agen berbadan usaha/hukum: melengkapi legalitas usaha seperti SIUP, SITU, TDP, atau akta pendirian.

Berapa Modal yang Dibutuhkan?

Modal inti yang bersifat resmi dan wajib adalah setoran uang jaminan Rp3 juta untuk skema EDC, yang akan diblokir atau dibekukan selama masa aktif menjadi agen, menurut situs resmi BRI dan Kompas.com per Juli 2025. Dana ini bukan biaya yang hilang, melainkan simpanan yang kembali cair jika suatu saat agen berhenti dari kemitraan, sesuai keterangan resmi tersebut. Di luar setoran jaminan, calon agen tetap perlu menyiapkan modal kerja harian seperti kas untuk melayani setor-tarik tunai dan biaya operasional (listrik, internet, kuota), namun besarannya tidak dipatok resmi oleh BRI karena bergantung pada skala usaha masing-masing agen.

Khusus untuk skema BRILink Mobile, sumber resmi BRI tidak menyebutkan rincian setoran jaminan tambahan selain syarat punya rekening BRI aktif. Karena angka dan ketentuan modal ini berpotensi berubah, sebaiknya calon agen cek ulang langsung di kantor BRI terdekat atau kanal resmi BRI sebelum mendaftar.

EDC vs BRILink Mobile, Apa Bedanya?

Dua perangkat ini punya cara kerja dan syarat modal yang berbeda, menurut situs resmi BRI dan Detik.com per Desember 2021:

AspekEDC (mesin fisik)BRILink Mobile (aplikasi)
PerangkatMesin EDC/mini ATM fisikSmartphone Android OS 4.4 (KitKat) ke atas
Cara transaksiGesek kartu ATM nasabah di mesinInput data transaksi lewat aplikasi, tanpa gesek kartu
Setoran jaminanRp3 juta, diblokir selama jadi agenTidak disebutkan rinci di sumber resmi
KoneksiJaringan mesin EDCInternet smartphone
Perlengkapan tambahan–Printer mobile (opsional)

Karena sifatnya lebih ringan dari segi perangkat, BRILink Mobile banyak dipilih pelaku UMKM yang baru merintis usaha karena tidak perlu menyediakan tempat khusus untuk mesin EDC maupun menyetor dana jaminan sebesar skema EDC.

Dokumen yang Harus Disiapkan

Menurut situs resmi BRI dan Kompas.com per Juli 2025, dokumen yang perlu dilengkapi saat mendaftar antara lain:

  • Fotokopi KTP pemilik/pengurus usaha dan NPWP.
  • Dokumen legalitas usaha: SKU dari RT/RW atau desa, SIUP/SITU/TDP, atau akta pendirian untuk badan usaha.
  • Fotokopi buku tabungan BRI atau rekening koran.
  • Formulir pendaftaran dan perjanjian kerja sama Agen BRILink yang disediakan di kantor BRI.

Bagaimana Sistem Komisi Agen BRILink?

Secara mekanisme, komisi Agen BRILink berasal dari pembagian fee (sharing fee) atas biaya administrasi yang dibayar nasabah untuk setiap transaksi, seperti transfer, setor-tarik tunai, dan pembayaran tagihan. Skala besar ekonominya tercermin dari pernyataan Direktur Utama BRI Sunarso yang dikutip Kontan.co.id per Januari 2025: dari total transaksi AgenBRILink senilai Rp1.583 triliun sepanjang 2024, pendapatan yang dinikmati jaringan agen BRILink secara kolektif bisa 2-3 kali lebih besar dibanding fee yang diterima BRI sendiri, yang tercatat Rp1,6 triliun pada tahun yang sama.

Adapun rincian besaran komisi per jenis transaksi (misalnya untuk transfer, tarik tunai, atau pembayaran PLN) tidak dipublikasikan secara resmi dan rinci oleh BRI dalam sumber yang bisa diverifikasi untuk artikel ini, sehingga tidak dicantumkan di sini agar tidak menyesatkan. Nominal fee yang riil akan tampak otomatis di aplikasi BRILink Mobile atau struk EDC setiap kali agen menyelesaikan transaksi. Karena skema komisi bisa disesuaikan BRI dari waktu ke waktu, pastikan mengecek ulang rinciannya langsung di aplikasi BRILink Mobile atau menanyakannya ke kantor BRI terdekat saat proses pendaftaran.

Langkah Praktis Mendaftar

  1. Siapkan rekening tabungan BRI aktif dan dana setoran jaminan (untuk skema EDC).
  2. Lengkapi dokumen identitas dan legalitas usaha sesuai daftar di atas.
  3. Datangi kantor BRI terdekat (Kantor Cabang, KCP, atau BRI Unit) untuk mengajukan formulir dan perjanjian kerja sama Agen BRILink.
  4. Tunggu proses verifikasi oleh BRI atas pengajuan dan skema (EDC atau BRILink Mobile) yang dipilih.
  5. Setelah disetujui, pelajari cara kerja aplikasi/mesin serta pantau fee transaksi langsung dari sistem resmi BRILink.

Bagi pelaku UMKM yang sudah punya toko atau warung dengan traffic pelanggan harian, membuka Agen BRILink bisa jadi layanan tambahan tanpa perlu menambah banyak modal baru di luar setoran jaminan. Namun karena syarat, modal, dan skema komisi bisa berubah sewaktu-waktu, selalu konfirmasi data terbaru langsung ke kantor BRI terdekat atau kanal resmi BRI sebelum memutuskan mendaftar.

Catatan Redaksi. Laku Pandai adalah program OJK untuk memperluas layanan keuangan tanpa kantor cabang fisik, dengan agen seperti BRILink sebagai perpanjangan tangan bank di daerah yang minim akses perbankan. Sistem sharing fee sendiri berarti biaya admin yang dibayar nasabah dibagi antara bank dan agen, sehingga insentif agen muncul dari volume transaksi harian, bukan gaji tetap.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan