Kinerja Pelabuhan Tanjung Intan Menguat di Semester I 2026

Kinerja Pelabuhan Tanjung Intan Menguat di Semester I 2026
Ilustrasi (AI)

PT Pelindo Multi Terminal Branch Tanjung Intan mencatat peningkatan kinerja operasional pada sejumlah segmen layanan pelabuhan sepanjang Semester I Tahun 2026. Peningkatan ini terlihat pada layanan curah cair, curah kering, hingga bongkar muat hewan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Volume bongkar muat curah cair tercatat mencapai 6.104 ton, naik signifikan dari 4.102 ton pada Semester I 2025, dengan produktivitas layanan sebesar 1.168 ton per kapal per hari. Sementara itu, arus curah kering mencapai 1,28 juta ton, meningkat dari 1,26 juta ton pada periode sebelumnya, dengan produktivitas bongkar muat sebesar 5.061 ton per kapal per hari.

Read More

Layanan bongkar muat hewan juga mengalami kenaikan, dari 1.138 ekor pada Semester I 2025 menjadi 2.449 ekor hingga Juni 2026. Perusahaan menyatakan seluruh proses penanganan hewan dilakukan sesuai prosedur dengan memperhatikan aspek keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan hewan.

Fokus pada Standardisasi dan Keberlanjutan

Branch Manager Pelindo Multi Terminal Tanjung Intan, Miftah Fajrisal, menyatakan capaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperkuat kualitas layanan. Ia menyebut standardisasi proses bisnis dan pengawasan operasional yang ketat sebagai kunci mendorong produktivitas sekaligus menjaga keselamatan kerja di seluruh lini aktivitas pelabuhan.

Komitmen tersebut turut ditandai dengan penghargaan Green and Smart Port Initiatives (GSPI) ASRI 2026 predikat Bintang 3 yang diterima Branch Tanjung Intan pada 15 Juli 2026. Penghargaan yang digelar oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama IDSurvey Group ini mengapresiasi penerapan pengelolaan pelabuhan yang memperhatikan aspek operasional, lingkungan, dan keberlanjutan.

Catatan Redaksi. Curah cair dan curah kering adalah kategori komoditas nonpetikemas yang dibongkar tanpa kemasan, seperti minyak sawit atau bahan kimia untuk curah cair, dan biji-bijian atau batu bara untuk curah kering. Angka ton per kapal per hari menunjukkan kecepatan bongkar muat, semakin tinggi berarti kapal semakin cepat kembali berlayar. GSPI ASRI sendiri merupakan penilaian tahunan terhadap penerapan prinsip pelabuhan hijau dan pintar di kalangan operator pelabuhan Indonesia.

Sumber: PT Pelindo Multi Terminal.

Related posts

Leave a Reply